Minggu, 26 Oktober 2014 | 04:09 WIB
Follow Us: Facebook twitter

Aset HSBC Securities & Services Rp430 triliun

Aset HSBC Securities & Services Rp430 triliun
PT HSBC Securities and Services mencatatkan total aset Rp430 triliun. Untuk reksadana, Rp25 triliun.
(Foto: ilustrasi)
Pembangunan Infrastruktur Jadi Bahasan Utama APEC
24/10/2014 17:30 | Keuangan
Pembangunan Infrastruktur jadi pokok pembahasan di Asia-Pacific Economic Cooperation (APEC) atau Kerjasama Ekonomi Asia Pasifik di Tiongkok.
Nasib Pajak Reksadana Dititip ke Manager Investasi
24/10/2014 16:04 | Keuangan
PT HSBC Securities and Services menyatakan pembayaran pajak dari reksadana atau efek yang dititipkan ke pihaknya murni tanggung jawab Manager Investasi (MI)
Bank Kustodian Tolak Instruksi Manager Investasi
24/10/2014 15:35 | Keuangan
PT HSBC Indonesia sebagai Bank Kustodian menyebutkan dapat menolak instruksi Manager Investasi.
BI: CAD Akan Membaik Kuartal III 2014
24/10/2014 13:31 | Keuangan
Gubernur Bank Indonesia (BI) Agus Martowardojo menyatakan Current Account Defisit (CAD) atau neraca transaksi berjalan akan membaik pada kuartal III 2014.
BUMD Sektor Perbankan Paling Siap Hadapi MEA 2015
23/10/2014 22:00 | Keuangan
Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) sektor perbankan paling siap dalam menghadapi Masayarakat Ekonomi (MEA) 2015.
BI Undur Kenaikan Tarif ATM
23/10/2014 18:30 | Keuangan
Bank Indonesia mengundur kenaikan tarif ATM hingga 1 November 2014.
Citibank Berharap Jokowi Bikin Perbankan Positif
23/10/2014 18:05 | Keuangan
City Country Officer Indonesia CitibankTigor M Siahaan menginginkan kepemimpinan Jokowi-JK positif bagi perbankan. Seperti apakah?
BI Jangan Terlena dengan Cadangan Devisa
23/10/2014 16:42 | Keuangan
Chief Ekonom Bank Mandiri Destry Damayanti menginginkan agar Bank Indonesia (BI) tidak terlena dengan cadangan devisa Indonesia yang sudah mencapai Rp112 miliar
OJK Siap Tetapkan Aturan Branchless Banking
23/10/2014 15:00 | Keuangan
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) akan segera menetapkan aturan branchless banking pada perbankan.
INFO PASAR
BERITA POPULER
Tanggapan Chevron Atas Putusan Mahkamah Agung
Presdir PT Chevron Pasific Indonesia, Albert Simanjuntak (kiri) dan Pengacara Todung Mulya Lubis (tengah) saat memberikan keterangan kepada wartawan terkait tanggapan atas putusan kasasi Mahkamah Agung (MA) terhadap karyawan CPI, Bachtiar Abdul Fatah di Jakarta, Jumat (24/10). PT Chevron Pasific Indonesia sangat kecewa dengan putusan yang menyatakan bahwa Bachtiar Abdul Fatah terbukti bersalah dan menghukumnya dengan 4 (empat) tahun penjara dan denda sebesar 200 juta rupiah.