Sabtu, 20 September 2014 | 02:50 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Bayu Nugroho
Aksi Jual BUMI Masih Besar
Oleh: Ahmad Munjin
ekonomi - Selasa, 23 Juni 2009 | 09:21 WIB
Berita Terkait
INILAH.COM, Jakarta Saham PT Bumi Resources (BUMI) diprediksikan masih akan melanjutkan pelemahan hari ini. Investor asing melepas sahamnya karena ragu kelebihan harga akuisisi Fajar Bumi Sakti (FBS) akan kembali ke tangan BUMI.

Bayu Nugroho, Fund Manager PT Valbury Asia Securities mengatakan, aksi jual investor terutama asing, masih marak, merespon penilaian Masyarakat Profesi Penilai Independen (Mappi) yang memutuskan kelebihan harga akuisisi Fajar Bumi sebesar Rp 370 miliar.

Manajemen BUMI akhirnya menegosiasi ulang dengan Ancora Properties dari Abu Dhabi sebagai pemegang saham lama FBS. Namun, akuisisi berpotensi batal apabila harga revisi tidak disetujui.
Selain itu, FBS bukan perusahan yang listed company di Bursa Efek Indonesia sehingga respons negatif-nya akan mengarah ke BUMI sendiri. Inilah yang direspon negatif oleh pasar,ujarnya kepada INILAH.COM, di Jakarta.

Pada penutupan perdagangan kemarin, Senin (22/6) saham BUMI ditransaksikan melemah 90 poin (4,63%) ke level Rp 1.850, dengan pergerakan intraday antara Rp 1.990 dan Rp 1.840. Volume transaksi mencapai 294,4 juta lembar saham senilai Rp 561,6 dan frekuensi 9.824 kali.

Berikut ini wawancara lengkap INILAH.COM dengan Bayu Nugroho.

Bagaimana Anda memprediksi pergerakan saham BUMI hari ini?
Saham BUMI akan melemah hari ini, akibat aksi jual yang sejak perdagangan kemarin masih cukup besar. Hingga kini juga belum ada sentimen positif yang menahan saham dari besarnya aksi jual investor.

Apa pemicu aksi jual tersebut?
Aksi jual ini dipicu hasil penilaian Masyarakat Profesi Penilai Independen (Mappi) yang memutuskan kelebihan harga akuisisi Fajar Bumi Sakti (FBS) sebesar Rp 370 miliar, dari harga akusisi sebesar Rp 2,47 triliun.
Atas dasar harga akuisisi FBS yang dinilai tidak wajar, Bapepam memberikan dua pilihan kepada BUMI. Opsi pertama adalah akuisisi harus disetujui pemegang saham independen melalui RUPSLB dan pilihan lain adalah melakukan negosiasi ulang harga akuisisi FBS.
Manajemen BUMI akhirnya memilih negosiasi ulang dengan Ancora Properties dari Abu Dhabi sebagai pemegang saham lama FBS, sehingga tidak perlu meminta persetujuan RUPLSB. Namun, akuisisi berpotensi batal apabila harga revisi tidak disetujui. Inilah yang menyebabkan beberapa investor terutama asing merespons negatif terhadap BUMI.

Bukankah kelebihan harga itu positif bagi BUMI?
Memang, keputusan Mappi atas atas akuisisi FBS sebenarnya menguntungkan BUMI. Karena, ada keharusan bagi FBS untuk mengembalikan kelebihan pembayaran akuisisi itu. Tapi, investor ragu apakah penjualnya, dalam hal ini pihak investor lama FBS mau melakukan hal itu.
Selain itu, FBS bukanlah perusahan yang listed company di Bursa Efek Indonesia. Tentu karena tidak listed, respons negatif-nya mengarah ke BUMI sendiri. Inilah yang direspon negatif oleh pasar.

Selain itu, apa yang mendorong pelemahannya?
Yang juga berpengaruh pada pelemahan BUMI hari ini adalah pelemahan market itu sendiri. Pada perdagangan kemarin, pasar saham Indonesia menguat seiring penguatan bursa regional. Tapi, begitu pasar Eropa dibuka, indeks kita melemah.
Kemudian, pelemahan indeks kemarin pada sesi kedua, diikuti dengan pelemahan indeks future. Akibatnya, indeks regional Selasa ini berpeluang turun. Indeks future sebagai indikasi pergerakan indeks pasar saham di hari berikutnya. Memang tdak selalu segaris lurus.
Tapi, paling tidak, indeks future merupakan ekspektasi investor tentang bagaimana pergerakan indeks ke depannya. Mereka berekpektasi indeks itu di harga tertentu. Karena itu, ekspektasi mereka menjadi sentimen bagi IHSG. Karena itu juga, secara umum saya merekomendasikan buy on weakness untuk BUMI.

Kalau begitu, pada level berapa investor harus masuk trading saham BUMI?
Kalau dilihat dari aksi jualnya, jika BUMI berada pada level Rp 1.750, it turns to buy hingga level di bawah Rp 1.800. Artinya, jika berada di bawah Rp 1.800 segera buy on weakness. Jadi pada level Rp1.750 hingga Rp 1.800 merupakan level untuk buy BUMI.[E2]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA LAINNYA
BERITA POPULER