Kamis, 20 Juni 2013 | 00:11 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Jika Pasokan Gas ke Chevron Dicabut
PGN: Subsidi Listrik Hemat Rp5,5 T
Headline
Foto: Istimewa
Oleh: Tio Sukanto
ekonomi - Rabu, 2 Februari 2011 | 17:56 WIB
Berita Terkait

INILAH.COM, Jakarta -PT Perusahaan Gas Negara (PGN) Persero Tbk memperkirakan ada potensi penghematan subsidi listrik Rp5,5 triliun, apabila pasokan gas 100 MMscfd yang dikirim ke Chevron dikembalikan ke PGN.

Seperti diketahui PGN mengalami krisis pasokan sejak BP Migas mengalokasikan pasokannya kepada Chevron guna mendukung lifting migas. Namun, akibatnya pasokan gas untuk PT PLN dan pelanggan jadi tergerus.

"Bukan hanya menghemat Rp5,5 triliun saja, namun yang lebih penting pasokan dalam negeri juga terpenuhi. Itulah harapan kami," ujar Direktur Utama, PT PGN, Hendi Priyo Santoso, saat rapat kerja dengan Komisi VII DPR, di Gedung DPR RI Jakarta, (02/02).

Hendi mengatakan, akibat pengalihan pasokan gas tersebut, pihak PGN mau tidak mau harus mengurangi pasokan gas dalam jumlah yang sama. Selain itu, pihaknya juga mengecam rencana BP Migas yang akan menyalurkan gas dari Jambi Merang untuk kebutuhan Chevron sebesar kurang lebih 85 MMscfd dalam waktu dekat ini.

Untuk itu, pihaknya meminta dukungan pemerintah melalui BP Migas dan Dirjen Migas untuk memastikan gas dialihkan ke Chevron tersebut dapat dialirkan kembali ke Jawa Barat dan tidak untuk diekspor. [jin]

Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.