Kamis, 24 April 2014 | 17:57 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Wapres Usul Penghargaan Daerah Penjaga Inflasi
Headline
Wakil Presiden Boediono - inilah.com/Wirasatria
Oleh: Mosi Retnani Fajarwati
ekonomi - Rabu, 16 Maret 2011 | 11:16 WIB
Berita Terkait

INILAH.COM, Jakarta - Wakil Presiden Boediono mengusulkan adanya penghargaan (reward) bagi daerah yang berhasil mengendalikan inflasi serta mampu menjaga ketahanan pangan.

"Prestasi daerah perlu kita sampaikan ke publik, itu sangat baik bagi kehidupan demokrasi kita. Suatu saat nanti, ada sistem pengharagaan untuk daerah-daerah yang bisa mengendalikan inflasi dan ketahanan pangan," ungkap Boediono dalam sambutan di acara Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) di Hotel Borobudur Jakarta, Rabu (16/3).

Nantinya, lanjut Boediono, penghargaan yang diberikan bisa dalam bentuk non finansial atau pun lebih dari itu. "Penghargaan bisa non finansial, tapi lebih dari itu saya ingin bicarakan barangkali penghargaan yang lebih dari itu. Bahkan perlu piala bergilir dari Wapres untuk prestasi pengendalian inflasi," tuturnya.

Menurutnya, dalam mengendalikan inflasi tidak bisa hanya dilakukan dari sisi moneter saja. Namun, harus menjaga keseimbangan antara arus uang dan arus barang. "Negara berkembang tidak hanya moneter, arus uang dan arus barang. Kalau dua-duanya seimbang, inflasi bisa kita kendalikan. Tapi kalau tidak seimbang, akan menjadi inflasi. Menyatukan ini memang mutlak untuk negara berkembang, harus berdua," ujarnya.

Inflasi, lanjutnya, akan berpengaruh ke segala sektor. Salah satunya ke suku bunga. "Inflasi ini pengaruhnya kemana-mana. Ke suku bunga, kalau inflasi rendah suku bunga rendah dan dunia usaha menikmati biaya yang murah," ujarnya.

Namun, inflasi bukan saja berhubungan dengan kondisi makro ekonomi saja melainkan juga akan dirasakan langsung oleh masyarakat. "Kita digerogoti proses yang tidak tercatat tapi terjadi. Ini bukan soal moneter, soal kesejahteraan masyarakat. Lebih dari itu, apalagi mengingat perkembangan di berbagai negara. Inflasi ada dampak langsung terhadap kedamaian sosial, terutama untuk pangan," pungkasnya. [cms]

Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA LAINNYA
BERITA POPULER