Minggu, 21 Desember 2014 | 20:26 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Arutmin dan Titan Suplai Batubara ke PLTU Rembang
Headline
inilah.com /Dokumen
Oleh: Makarius Paru
ekonomi - Rabu, 26 Agustus 2009 | 11:22 WIB
Berita Terkait
INILAH.COM, Jakarta - PT PLN (Persero) telah menerima pasokan batubara untuk PLTU Rembang dari dua suplier utama, PT Arutmin Indonesia dan Titan Mining.

Manager Logistik PT PLN (Persero), Puji Widodo ketika dihubungi wartawan menjelaskan pihak pemasok sudah mulai mengirimkan batubara ke PLTU Rembang. "Pada 23 Agustus yang lalu, PLTU Rembang sudah menerima pengiriman batubara sebanyak 16 ribu ton untuk commissioning," jelasnya.

Tambahnya, selain Arutmin, masih pada tanggal yang sama, PT Titan Mining sudah menyuplai batubara sekitar 8 ribu ton. "Hari ini juga ada pembongkaran batubara dari PT Arutmin Indonesia 8 ribu ton untuk PLTU Rembang," jelasnya.

Menurutnya, sekarang PLTU Rembang 2x315 MW sudah mendapat jaminan suplai batubara dari Arutmin Indonesia dan Titan Mining Energi. Kebutuhan batubara pembangkit ini sekitar 2,1 juta ton per hari.

Sebelumnya, Kepala Satuan Energi PLN, Nasri Sebayang menjelaskan PLTU Rembang ditargetkan mulai operasi secara commersial pada September 2009. Selain PLTU Rembang, masih ada dua PLTU di Jawa yang dijadwalkan beroperasi pada 2009 ini.

Adapun ketiga PLTU tersebut antara lain PLTU Rembang, PLTU Indramayu, dan Labuan. [cms]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA LAINNYA
BERITA POPULER