Find and Follow Us

Rabu, 13 November 2019 | 04:28 WIB

Harga Elpiji 50 Kilo Diusulkan Naik

Oleh : Tio Sukanto | Rabu, 8 Juni 2011 | 15:37 WIB
Harga Elpiji 50 Kilo Diusulkan Naik
inilah.com/Agus Priatna
facebook twitter

INILAH.COM, Jakarta Pemerintah melalui Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) mengusulkan kepada PT Pertamina agar segera menaikkan harga elpiji (LPG) dengan ukuran 50 kilo, khususnya kepada pelaku industri.

Pasalnya, hingga saat ini gas dengan ukuran 50 kilo tersebut masih disubsidi negara 10%. Setiap tahun Pertamina mengalami kerugian triliunan rupiah dari penjualan gas ukuran 50 kilo tersebut.

"Oleh karena itu, saya minta harga gas dengan ukuran 50 kilo tersebut naik di tahun ini," ungkap Asisten Deputi Bidang Usaha Industri Strategis daan Manufaktur Kementerian BUMN,Gatot Trihargo pada acara seminar menegakan kedaulatan negara penguasaan kembali blok migas yang habis masa kontrak, di Gedung DPR Nusantara V, Jakarta Rabu (8/6).

Gatot menjelaskan, gas berukuran 50 kilo tersebut saat ini digunakan oleh para pelaku industri, seperti perhotelan, restoran dan industri lainnya. Terkait pemberian subsidi itu, menurut dia, sudah tidak tepat lagi. Hal itu dikarenakan untuk keperluan usaha. "Untuk saat ini penjualan dengan ukuran 3 kilo dan 12 kilo, tapi kalau yang 50 kilo itu rugi triliunan," tukas dia tanpa menyebutkan angkanya.

Sementara, Direktur Pemasaran dan Niaga Pertamina, Djaelani Sutomo mengatakan, kerugian dari penjualan elpiji kemasan 12 kg dan 50 kg tersebut karena adanya peningkatan biaya produksi elpiji yang berbanding terbalik dengan harga jual. [cms]

Komentar

x