Find and Follow Us

Rabu, 20 November 2019 | 00:37 WIB

Kredit Macet Sulsel hanya 3,2% di Kuartal I 2011

Oleh : Isur Suryani | Rabu, 8 Juni 2011 | 19:34 WIB
Kredit Macet Sulsel hanya 3,2% di Kuartal I 2011
Syahrul Yasin Limpo - IST
facebook twitter

INILAH.COM, Makassar - Jumlah kredit macet hingga kuartal I di Sulsel berada pada angka 3,2%. Angka ini menunjukkan perekonomian Sulawesi sel terus bergerak membaik.

"Angkanya masih dibawah ambang batas lima persen. Dibandingkan daerah lain ada yang mencapai 12 persen. Ini menunjukkan kalau perekonomian kita bergerak," ujar Syahrul Yasin Limpo, Gubernur Sulsel usai bertemu dengan pihak perbankan di Baruga Sangiaseri Makassar, Rabu (8/6/2011).

Syahrul berharap, dengan angka tersebut, pihak perbankan tidak ragu untuk memberikan kredit khususnya kepada petani. "Saya harap, Kredit Usaha Rakyat atau KUR tersalur dengan baik, khususnya ke petani. Karena, sampai saat ini masih banyak yang mengeluhkan sulitnya mendapatkan kredit di bank," ungkapnya.

Menanggapi hal itu, Pimpinan Bank Indonesia (BI) Makassar, Lambok Antonius Siahaan, mengatakan, nilai kredit macet di Sulsel memang masih berkisar 3,2%. Tapi, untuk sektor pertanian masih harus dicermati.

"NPL di pertanian masih lebih tinggi dari pada yang lain. Jika diliat secara total, memang masih dalam angka yang bisa dioptimalkan. Tapi, berdasarkan pengalaman saya, seperti di Semarang, perubahan cuaca sangat mempengaruhi tingkat kemampuan petani," terangnya.

Lambok mengungkapkan, BI akan terus mendorong peningkatan kredit untuk para petani. Perbankan akan memberikan kredit, termasuk penambahan plafon anggaran di tiap kabupaten/kota.

"Kalau petaninya visible dan memiliki banking capability, kenapa tidak. Tugas perbankan memang untuk memberikan kredit, tapi harus memenuhi standar kelayakan. Tapi, pada intinya BI akan terus mendorong peningkatanya," jelasnya. [hid]

Komentar

Embed Widget
x