Sabtu, 1 November 2014 | 11:32 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Kasus Pengadilan Pajak Diminta Dipublikasi
Headline
IST
Oleh: Mosi Fajarwati Retnani
ekonomi - Selasa, 28 Juni 2011 | 18:25 WIB
Berita Terkait

INILAH.COM, Jakarta - Itjen Kementerian Keuangan meminta semua risalah kasus yang masuk pengadilan pajak dipaparkan ke publik.

Hal ini untuk menunjang transparansi birokrasi dan merupakan salah satu usulan dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). "Kita mau setiap putusan pengadilan ada risalah kalau bisa dipublikasikan, taro di website. Kalau ada nama-nama yang tdak bisa dipublikasikan, kasih singkatan lah, biar orang tidak bisa tebak," tegas Irjen Kemenkeu Sonny Loho di kantor Kementerian Keuangan, Selasa (28/6).

Adapun alasan dari permintaan tersebut karena selama ini ketika Itjen Kemenkeu akan melakukan pengecekan ulang kasus-kasus dalam pengadilan pajak, tidak dapat diungkap karena tidak adanya pencatatan yang baik. "Tapi sekarang kita cek, risalah tiap putusan yang ada ribuan itu, gak ada catatannya. Baru kita dorong tahun ini mesti ada," imbuhnya.

Itjen juga akan menyiapkan sanksi bagi para panitera yang terbukti tidak melakukan pencatatan dengan baik. "Kalau hakim kita tidak bisa apa-apain, karen pembinanya di Mahkamah Agung. Tapi kalau panitera, kalau tidak beres, ada beberapa yang kita usulkan dikenakan sanksi," ujarnya.

Selain itu, pengadilan pajak juga telah dipasangi dengan CCTV sebagai upaya transparansi. "Kita sudah pasangi cctv semua ruang sidang. Ini juga bagian dari upaya perbaikan, biar jadi masuk dalam rencana aksi nasional pemberantasan korupsi," tandasnya. [cms]

Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA LAINNYA
BERITA POPULER