Find and Follow Us

Selasa, 21 Mei 2019 | 03:11 WIB

Divestasi Newmont harus Untuk Kuasai Manajemen

Jumat, 15 Juli 2011 | 14:04 WIB
Divestasi Newmont harus Untuk Kuasai Manajemen
newmont.co.id

INILAH.COM, Jakarta - Filosofi divestasi Merah-Putih adalah selain menguasai 51 persen saham tetapi juga mengendalikan manajemen PT Newmont Nusa Tenggara.

Hal itu dikatakan Ketua Presidium Masyarakat Pertambangan Indonesia Herman Afif Kusumo tentang divestasi Merah-Putih untuk PT Newmont Nusa Tenggara, yang dikutip dari Antara, Jumat (15/7).

Menurut dia, pemerintah mesti memberi sanksi atas pengendalian pemegang saham asing NNT atas PT Inti Masbaga Investama. "Bahkan, kalau memang terus melakukan pelanggaran, sampai pada sanksi berupa pemutusan kontrak," ujarnya.

Masbaga menguasai 2,2 persen saham asing NNT setelah membelinya dari PT Pukuafu Indah. Penguasaan pemegang saham asing NNT atas 2,2 persen saham Masbaga menjadikan pemegang saham asing akan tetap mengendalikan Newmont karena menguasai 51,2 persen saham setelah proses divestasi berakhir.

Herman menggarisbawahi pernyataan Nirwan Bakrie soal ketidakterlibatan Grup Bakrie dalam urusan tujuh persen saham Newmont. Pernyataan itu, lanjutnya, menjadi penting mengingat proses divestasi tujuh persen saham itu selalu dikaitkan dengan kepentingan Bakrie.

"Jadi statement itu menepis tudingan adanya kepentingan Bakrie dalam proses divestasi," katanya.

Soal divestasi 7% saham Newmont, pemilik Grup Bakrie, Nirwan D Bakrie menegaskan, pihaknya tidak lagi berminat terhadap tujuh persen saham yang merupakan tahapan akhir proses divestasi PT Newmont Nusa Tenggara.

"Grup kami sudah tidak lagi terlibat dalam divestasi tujuh persen saham ini," ujarnya.

Meski demikian, Nirwan mengharapkan pihak nasional atau Merah-Putih mesti mengendalikan manajemen Newmont agar sesuai semangat divestasi yang dijabarkan dalam kontrak karya perusahaan tambang tersebut. [hid]

Komentar

x