Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Minggu, 17 Desember 2017 | 20:58 WIB

Pemerintahan Obama Anti Bisnis

Oleh : Charles MS | Jumat, 2 September 2011 | 11:10 WIB
Pemerintahan Obama Anti Bisnis
whitehouse.gov
facebook twitter

INILAH.COM, Jakarta - Presiden Obama diperkirakan akan mengumumkan rencana kerja terkait biaya fiskal yang tidak berkelanjutan dan tidak akan mengatasi masalah-masalah nyata.

Hal ini disampaikan Mort Zuckerman, Ketua Dewan Direksi Boston Properties kepada CNBC, meskipun dia tidak mengetahui rincian apa yang akan disampaikan Obama kelak. "Tingkat pengangguran riil, dikabarkan, sekitar 19 persen," kata Zuckerman. "Itu masalah besar dan masalah kritis negara."

"Komunitas bisnis tidak lagi mempercayai Pemerintahan Obama. Ada kesan dalam komunitas bisnis, tidak hanya untuk bisnis besar, tetapi untuk semua bisnis, bahwa ini (Obama) adalah anti-bisnis, dan itulah sebabnya mereka mulai keluar dengan yang namanya attitude."

"Attitude itu semacam sikap yang telah diterima oleh komunitas bisnis, sehingga itu menjadi sebuah isu yang nyata," tegas Zuckerman. Tapi dia mengaku tidak berarti semua orang melawan (Obama). "Tetapi ada suasana umum di mana Anda memiliki keyakinan bahwa keputusan mempengaruhi bisnis, dan terutama untuk usaha kecil."

Substansi yang nyata, Zuckerman menjelaskan, akan menjadi program Pemerintahan Obama yang dapat ditawarkan, dan bahwa ini dalam tahap permainan - mengingat defisit yang sangat besar bahwa kita sudah hidup dengan - itu akan menjadi sangat, sangat sulit untuk dilihat."

Namun, yang paling sangat produktif untuk ekonomi akan menjadi untuk Kongres menghapus semua pengeluaran pajak yang disebut dan karakteristik pajak dari kode pajak dan menggunakan semua dana untuk mengurangi tarif pajak dan menyederhanakan kode pajak. "Konsumen akan lebih bersedia untuk berbelanja. Bisnis akan lebih ingin untuk belanja," tutur Zuckerman menyimpulkan.

Komentar

 
x