Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Senin, 22 Oktober 2018 | 05:14 WIB

Cemas Menanti Pengumuman Bernanke

Oleh : Bastaman | Rabu, 21 September 2011 | 21:31 WIB

Berita Terkait

Cemas Menanti Pengumuman Bernanke
washingtonpost.com

INILAH.COM, Jakarta - Rabu (21/9) ini merupakan hari yang menentukan bagi pemilik uang untuk menentukan sikap. Sebab, pada Kamis dini hari nanti (22/9), The Fed akan mengumumkan stimulus jilid III (quantitative easing/EQ3) serta dana talangan untuk Yunani.

Seperti yang sudah-sudah, biasanya para investor melakukan antisipasi dengan cara mengoleksi dolar beberapa hari sebelum The Fed mengambil keputusan. Tujuannya, apalagi kalau bukan untuk mengamankan aset mereka. Aksi ini tampak jelas dengan melemahnya rupiah terhadap dolar dalam beberapa hari terakhir.

Kelanjutan EQ3 sebenarnya akan diumumkan Agustus lalu. Namun rencana itu akhirnya ditunda hingga 23 September (besok) akibat memburuknya indikator perekonomian Amerika. Jika indikator ekonomi masih tetap buruk, seperti inflasi yang tinggi dan melemahnya PDB (Produk domestik bruto), besar kemungkinan EQ3 akan menjadi pilihan terakhir.

Apalagi, dari pengalaman EQ1 dan EQ2 terdahulu, persoalan ekonomi Amerika ternyata tidak dapat diselesaikan lewat pemberian stimulus. Kebijakan stimulus ini justru memicu kenaikan harga-harga.

Hingga Rabu malam ini kelanjutan stimulus memang masih menjadi teka-teki. Tapi besar kemungkinan Ben Bernanke, Gubernur The Fed, masih akan mempertahankan suku bunga seperti level saat ini. Tetapi jika EQ3 dijalan, ini akan menjadi kabar baik bagi dunia. Para analis yakin, harga saham akan langsung naik. "Penurunan bursa akan terendam," kata Irwan A Napitupulu, pengamat pasar modal.

Indonesia pun akan kembali dibanjiri modal asing, sehingga rupiah pun akan kembali menguat terhadap dolar. "Namun demikian, volatilitas masih akan tinggi karena inti masalah utang yang membebani Amerika dan Eropa belum terpecahkan," lanjut Irwan. [mdr]

Komentar

x