Find and Follow Us

Rabu, 20 November 2019 | 13:35 WIB

Ups! Hadapi Krisis, Anggaran Naik Drastis Rp35 T

Oleh : Mosi Retnani Fajarwati | Rabu, 5 Oktober 2011 | 16:27 WIB
Ups! Hadapi Krisis, Anggaran Naik Drastis Rp35 T
Wakil Menteri Keuangan, Anny Ratnawati - inilah.com/Wirasatria
facebook twitter

INILAH.COM, Jakarta - Alokasi belanja modal pemerintah membengkak hingga lebih dari Rp35 triliun untuk mengantisipasi terjadinya gelombang krisis lanjutan pada 2012.

Wakil Menteri Keuangan, Anny Ratnawati mengatakan, dalam RUU APBN 2012 yang telah diajukan ke DPR RI telah dimasukan langkah antisipasi krisis. Salah satunya dengan melakukan alokasi belanja modal yang naik hampir Rp35 triliun lebih.

"Yang penting bagi kita adalah memastikan begitu APBN 2012 disetujui itu adalah sudah bisa di-disburse untuk belanja modal," ujar Wamenkeu usai menghadiri acara Investor Summit 2011 di Jakarta, Rabu (5/10).

Alokasi anggaran tersebut, lanjutnya, untuk mempertahankan kondisi pasar domestik di tengah-tengah kondisi ekonomi global yang masih labil. Hal yang terpenting sekarang untuk pertahankan pasar domestik. Sebab potensi ini besar sekali dan sudah diakui negara lain.

"Jadi revenue-nya masih dorong konsumsi sehingga kalau ini masih bisa kita penuhi dari produksi domestik itu adalah langkah untuk mengatasi dampak krisis dalam konteks kesiapan sektor riil," tuturnya.

Dari sisi pertumbuhan ekonomi, ia yakin kondisi ekonomi global tidak akan mengguncang Indonesia secara signifikan hingga perlu mengubah target yang ditetapkan dalam APBN 2012 sebesar 6,7%.

"Untuk 6,7 persen itu kan disepakati pada bulan kemarin pada saat pembahasan Panja asumsi tapi anyway tiap tahun kita selalu punya mekanisme APBNP. Kita tidak perlu terlalu khawatir dan kita tidak perlu terlalu pesimis dengan kondisi di global," paparnya.

Namun, bila ternyata krisis dinilai berpotensi mengancam maka pemerintah akan mempertimbangkan untuk mengajukan perubahan APBN 2012. "Kalau pun ada koreksi, koreksi nantinya pada APBNP. Kalau dipercepat, ya kita lihat nanti. Mudah-mudahan tidak seburuk yang disangkakan banyak orang," tegasnya. [hid]

Komentar

Embed Widget
x