Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Minggu, 18 November 2018 | 16:21 WIB

Inilah Pemicu Kerugian PLN

Oleh : Mosi Retnani Fajarwati | Kamis, 6 Oktober 2011 | 18:48 WIB

Berita Terkait

Inilah Pemicu Kerugian PLN
inilah.com/Wirasatria

INILAH.COM, Jakarta - Pengurangan jatah gas hingga lebih dari Rp10 triliun serta terlambatnya realisasi proyek listrik 10 ribu megawatt menjadi penyebab PT PLN merugi terus.

Hal tersebut diungkapkan Direktur Utama PLN, Dahlan Iskan, ketika disinggung mengenai laporan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) tentang gagalnya penghematan biaya bahan bakar sebesar Rp17,90 triliun pada 2009 dan Rp19,70 triliun pada 2010.

"Dugaan saya, itu satu kerugian terjadi karena jatah gas PLN yang diturunkan lebih sampai Rp10 triliun. Lalu telatnya proyek 10 ribu megawatt," tuturnya di Jakarta, Kamis (6/10).

Sebelumnya, hasil audit BPK menunjukkan Perusahaan Listrik Negara (PLN) kehilangan kesempatan melakukan penghematan biaya bahan bakar sebesar Rp17,90 triliun pada 2009 dan Rp19,70 triliun pada 2010.

BPK menilai PLN belum bekerja secara optimal. Penghematan biaya bahan bakar gagal dilaksanakan akibat tidak dapat memenuhi kebutuhan gas untuk pembangkit sesuai dengan volume dan spesifikasi teknis yang dibutuhkan PLN.

Selain itu, BPK juga menilai PLN tidak mengoperasikan dan memelihara beberapa pembangkit sesuai dengan ketentuan teknis dan prinsip efisiensi. Salah satunya terlihat dari penggunaan bahan bakar high speed diesel pada pembangkit yang berbasis dual firing.

Dengan demikian mengakibatkan biaya pemeliharaan pembangkit lebih tinggi sebesar Rp104,63 miliar pada tahun 2009 dan Rp3,61 miliar pada tahun 2010 dibandingkan biaya pemeliharaan pembangkit bila dioperasikan dengan bahan bakar gas. Ini disebabkan PLN mengalami keterbatasn pasokan gas. [hid]

Komentar

x