Find and Follow Us

Jumat, 24 Januari 2020 | 09:41 WIB

"Harga Pangan & Inflasi Ditekan,Daya Beli Terjaga"

Oleh : Sandiyu Nuryono | Minggu, 30 Oktober 2011 | 12:12 WIB
inilah.com
facebook twitter

INILAH.COM, Jakarta - Menko Perekonomian Hatta Rajasa menyatakan daya beli masyarakat dapat dijaga dengan menjaga harga bahan pokok dan menjaga inflasi.

"Daya beli masyarakat kita jaga dengan tetap mengendalikan harga-harga dan mengendalikan inflasi sehingga daya beli masyarakat tidak tergerus. Kita terus mempertahankan pasar domestik kita pada harga yang stabil dengan ketersediaan yang cukup," ujarnya di Lapangan Monas Jakarta, Minggu (30/10).

Untuk mewujudkan hal tersebut, jelas Hatta, pemerintah menyediakan sejumlah dana untuk menjaga stabilitas harga bahan pokok kita. "Karena itu yang paling besar pengaruhnya kepada inflasi dan paling besar pengaruhnya ke daya beli masyarakat karena sebagian besar masyarakat kita yang berpenghasilan rendah, 30-40 persen uangnya diguakan untuk pangan," tuturnya.

"Selain itu, kalau melihat struktur APBN kita 2012 maka terjadi ekspansi besar dan asumsi daya beli masyarakat atau sharing dari belanja masyarakat terhadap PDB kita tetap tinggi pada angka sekitar 55%. "Itu menunjukkan bahwa tren daya beli masyarakat terus meningkat," tambahnya.

Terkait stabilitas harga bahan pokok, Hatta mengungkapkan, telah tersebar dalam program-program pertanian dan perdagangan. "Tapi ada lagi space (ruang) dana untuk cadangan food security kita apabila terjadi gangguan kekeringan kebanjiran dan sebagainya," ujarnya.

"Kalau kita bicara subsidi untuk sektor pertanian di atas Rp40 triliun. Disamping itu dana-dana kementrian lain untuk irigasi dan sebagainya dalam bentuk dana infrastruktur pertanian. Disamping itu kita menyediakan Rp3 triliun dalam 2011 ini saja untuk membail out adanya puso dan sebagainya," pungkasnya. [mre]

Komentar

x