Find and Follow Us

Kamis, 21 November 2019 | 13:40 WIB

BI: Ini 3 Tantangan Bank Pembangunan Daerah

Oleh : Dian Ihsan Siregar | Senin, 12 Desember 2011 | 16:42 WIB
BI: Ini 3 Tantangan Bank Pembangunan Daerah
Deputi Gubernur BI Halim Alamsyah - inilah.com
facebook twitter

INILAH.COM, Jakarta - Bank Indonesia (BI) mengungkapkan terdapat tujuh keberhasilan yang harus digapai oleh Bank Pembangunan Daerah (BPD) untuk meningkatkan pertumbuhan di daerah-daerah.

Hal ini disampaikan oleh Deputi Gubernur BI Halim Alamsyah dalam seminar nasional Kinerja Bank Pembangunan Daerah di Indonesia dengan tema Kontribusi untuk Pembangunan Daerah di Hotel Shangri La Jakarta, Senin (12/12).

"Tujuh keberhasilan yang harus digapai adalah modal minimum Rp1 triliun, penyaluran kredit minimal 20 persen, memiliki LDR 78-100 persen, memiliki DPK (dana pihak ketiga) di luar dana pemda 70 persen, dapat meningkatkan linkage program ke BPR dan LKM, menjadi bank pengayom dan menjadi champion (juara) produk TabunganKu di daerah. Dengan bisa menggapai keberhasilan tersebut, BPD bisa menjadi regional champion di daerahnya," paparnya.

BPD sendiri, lanjutnya, didirikan untuk menopang target dalam membangun daerahnya, mengumpulkan informasi dari sisi keuangan, dan menyalurkan kredit. "Saat ini pertumbuhan kredit BPD sendiri dibawah 20 persen sudah lumayan meski tidak terlalu cepat dibanding bank lainnya di luar BPD," tuturnya.

Menurutnya, angka tersebut sudah lebih baik ketimbang yang diperoleh dari 2010. Berdasarkan hal tersebut ada tiga tantangan yang harus dilakukan BPD pada tahun-tahun mendatang yaitu meningkatkan komprehensif untuk memperbaiki kualitas pelayanan, mengubah strategi bisnis agar lebih produktif, efisien, dan optimal bagi perekonomian daerah, serta memperbaiki infrastruktur agar dapat mendukung inovasi produk BPD kedepan. [mre]

Komentar

Embed Widget
x