Find and Follow Us

Senin, 20 Januari 2020 | 01:12 WIB

Inilah 7 Kesepakatan Serikat Pekerja Freeport

Oleh : Tio Sukanto | Kamis, 15 Desember 2011 | 17:52 WIB
Inilah 7 Kesepakatan Serikat Pekerja Freeport
ptfi.com
facebook twitter

INILAH.COM, Jakarta - Manajemen PT Freeport Indonesia dan Pengurus Unit Kerja Serikat Pekerja PTFI menyetujui 7 point kesepakatan.

Dalam kesepakatan itu,pihak Freeport diwakili Presdir perseroan, Armando Mahler dan dan dari pekerja diwakili Ketua PUK SP-KEP SPSI PTFI, Sudiro. Kesepatakan pertama PT. Freeport Indonesia dan PUK SP-KEP SPSI PTFI menyepakati kenaikan upah pokok karyawan non staf sebesar 24% di tahun pertama dan 13% di tahun kedua.

Kesepakatan kedua adalah tidak ada tindakan disiplin terhadap karyawan yang mogok kerja. Kesepakatan ketiga PUK SP-KEP SPSI PTFI dan Karyawan yang mogok tidak akan melakukan tindakan balasan terhadap karyawan lain yang memilih untuk kerja.

Kesepakatan keempat, penyelesaian perselisihan yang saat ini sedang berlangsung di Pengadilan Hubungan Industrial Jakarta akan dicabut bila terjadi kesepakatan utuh atas PKB 2011-2013. Kesepakatan kelima, semua karyawan yang mogok kerja mulai dimobilisasi tanggal 17 Desember 2011 dan prosesnya dijadwalkan oleh masing-masing Kepala Divisi mengutip poin selanjutnya.

Sementara dua point terakhir adalah ke depan, kenaikan upah pokok akan didasarkan pada peningkatan nilai kebutuhan hidup dan tingkat kompetisi upah di Indonesia.

"Dengan dicapainya kesepakatan ini maka kedua belah plhak sepakat untuk saling menghormati dan membangun hubungan kerja sama industrial yang harmonis, dinamis, bermartabat dan berkeadilan berlandaskan Pancasila serta sebagai awal dari penyusunan Perjanjian Bersama," kata Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Muhaimin Iskandar usai menyaksikan penandatangan perjanjian tersebut di Kantor Kemenakertrans, Jakarta Kamis (15/12). [hid]

Komentar

x