INILAH.COM, Jakarta - Untuk menambal kelebihan kuota BBM subsidi pada 2011 ini, PT Pertamina (Persero) mengaku sudah menyalurkan tambahan BBM sebesar 1,5 juta kiloliter kepada masyarakat sejak Minggu ketiga kemarin.
Demikian disampaikan Direktur Utama Pertamina, Karen Agustiawan kepada INILAH.COM di Depo Plumpang Jakarta Jum'at kemarin (30/12).
"Tambahan BBM sudah kita salurkan sebanyak 1,5 juta KL sejak Minggu ketiga lalu," kata Karen.
Sementara terkait ganti rugi BBM PSO tersebut, perusahaan minyak pelat merah tersebut menunggu hasil audit daripada Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). "Kekurangan sudah kita tambahkan, Bu Karen sudah belikan itu BBM. Tapi untuk ganti ruginya nunggu hasil audit dari BPK," timpal Menteri ESDM, Jero Wacik.
Seperti diketahui kuota BBM subsidi pada tahun 2011 yang dipatok dalam APBN-P sebesar 40,49 jebol akibat penyelewengan dan pertumbuhan ekonomi dan pertumbuhan kenderaan yang cukup tinggi. Dengan tambahan sebanyak 1,5 juta KL artinya pemerintah harus nombok Rp 4,5 triliun. [mel]