INILAH.COM, Jakarta - Realisasi penerimaan pajak hanya 99,3%atau senilai Rp872,6 triliun dari target Rp878,7 triliun di 2011.
"Bersyukur realisasi penerimaan pajak masih lebih tinggi dari tahun yang lalu (2010). Meskipun ada pemberitaan oknum-oknum yang mencurigakan seperti Gayus. Kita sudah bisa naik sebesar ini," ujar Menteri Keuangan Agus Martowardojo tentang Arah Kebijakan Fiskal di Jakarta, Kamis (5/1).
Untuk pajak dapat dikatakan naik dengan tax ratio 1 persen. Untuk realisasi penerimaan pajak 2011 naik sebesar Rp 149,3 triliun atau sekitar 20,6% menjadi Rp872,6 triliunatau 99,3% dari sasaran APBN-P 2011 sebesar Rp878,7 triliun. Untuk realisasi 2010 sebesar Rp723,3 triliun.
Untuk realisasi rasio pejak terhadap PDB (Tax Ratio) tahun 2012 mencapai 12,3%, naik sebesar 1% dari PDB. Hal ini, jika dibanding dengan tax ration tahun 2010 sebesar 11,3%. Kinerja tersebut tercapai sebagai dampak dari kondisi makro ekonomi yang stabil, perbaikan administrasi perpajakan, serta ekstensifikasi, dan intensifikasi perpajakan.
Secara keseluruhan, jelasnya, realisasi penerimaan hibah negara di 2011 mencapai Rp1.195 triliun atau sekitar 102,5% dari target APBN-P 2011 yang sebesar Rp1.169 triliun.
Agus menambahkan, realisasi penerimaan dan hibah negara pada tahun 2011 mengalami kenaikan Rp204,2 triliun atau sekitar 20,5% dari realisasi 2010 sebesar Rp995,3 triliun. [hid]