Find and Follow Us

Selasa, 28 Januari 2020 | 04:27 WIB

Konversi BBM ke BBG

Kemenkeu akan Siapkan Risiko Fiskal

Oleh : Dian Ichsan Siregar | Selasa, 17 Januari 2012 | 19:40 WIB
Kemenkeu akan Siapkan Risiko Fiskal
Menteri Keuangan, Agus Martowardojo - inilah.com/Wirasatria
facebook twitter

INILAH.COM, Jakarta - Menteri Keuangan mengatakan kebijakan konversi Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi ke Bakan Bakar Gas (BBG) memiliki risiko fiskal.

Pihaknya masih memiliki waktu untuk mempersiapkan sebelum diberlakukan pada 1 April 2012. "Jadi jika sekarang masih bulan januari artinya masih cukup waktu, justru jika inisiatif lebih awal itu lebih baik dan sesuai harapan," paparnya," ujar Menteri Keuangan, Agus Martowardojo ketika ditemui di Gedung Kementerian Koordinator Perekonomian, Selasa (17/1).

Menkeu mengharapkan sosialisasi kebijakan ini harus dilakukan dengan baik. Dengan demikian masyarakat mengetahui tujuan kebijakan tersebut. Dengan konversi BBM ke BBG akan memberi manfaat kepada masyarakat karena memahami penerapan teknologi dan keamanannya.

"Sehingga tidak saja manfaat ekonomi yang bisa dirasakan tetapi keamanan dan operasionalnya juga perlu," jelasnya.

Penjelasan subsidi BBM itu, lanjutnya, merupakan kewenangan Kementeri Energi Sumber dan Daya Mineral (ESDM). "Tetapi saya tangkap, konversi itu akan diupayakan lebih awal," katanya.

Kemenkeu, katanya, mendapat tugas untuk menyiapkan pendanaan untuk kebijakan konversi tersebut. Walaupun saat ini masih menunggu Keppres tentang pihak yang akan berhak mendapat subsidi BBM tersebut dari Kementerian ESDM. [hid]

Komentar

x