Kamis, 17 Mei 2012 | 05:53 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Bea & Cukai Temukan 113 Kontainer Limbah B3
Headline
inilah.com
Oleh: Tio Sukanto
ekonomi - Sabtu, 28 Januari 2012 | 11:18 WIB
Berita Terkait

INILAH.COM, Jakarta - Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) berhasil mencegah importasi steel scrap yang terkontaminasi limbah B3 (barang berhaya dan beracun) sebanyak 113 kontainer melalui pelabuhan Tanjungpriok pada Desember 2011 sampai Januari 2012.

Demikian disampaikan Kepala Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Tanjungpriok, Iyan Rubiyanto usai membongkar isi kontainer di Pelabuhan Tanjungpriok Jakarta, Sabtu (28/1).

Iyan menjelaskan kontainer tersebut berisikan limbah B3 tersebut didatangkan dari dua negara yaitu Inggris dan Belanda. "Dari Inggris sebanyak 89 kontainer, sisanya yang 34 dari Belanda," kata Iyan.

Iyan menambahkan kontainer tersebut didatangkan oleh perusahan HHS yang tujuannya akan diolah menjadi besi. PT HHS merupakan importer produsen dengan status high risk dan memiliki nature of bussines sebagai importir scrap logam. [hid]

Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
1 Komentar
hans intani
Sabtu, 28 Januari 2012 | 19:39 WIB
Selama besilimbah itu mengandung racun kewajiban pemerintah membatalkan masuk ke Indonesia.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.