INILAH.COM, Surabaya - Bank Indonesia (BI) Surabaya akan terus berusaha melakukan peningkatan akses masyarakat kecil terhadap perbankan.
"Kami akan terus melakukan peningkatan akses masyarakat kecil terhadap perbankan nantinya," ujar Pemimpin Bank Indonesia Surabaya Mohamad Ishak ketika ditemui di Gedung BI Surabaya Jumat malam (27/1).
Dia mengungkapkan, pihaknya akan merangkul Badan Pertahanan Nasional (BPN) dalam melakukan sertifikasi kepada milik tanah yang masih menggunakan girik sebagai surat kepemilikan tanah. Adapun sekitar 146.000 sertifikat girik yang mempunyai potensi berubah menjadi sertifikat tanah.
"Nantinya tanah dapat dilegalkan sebagai aset, sehingga nantinya dapat dijadikan agunan dalam mendapatkan kredit," tegasnya.
Lanjut Ishak, dalam mengurus surat tanah di BPN memang akan memerlukan dana. Tapi nantinya bisa diatasi setelah BPR berkomitmen untuk memberikan pinjaman dalam mengurus surat tanah dengan cicilan berbunga rendah.
"Kami pun juga sudah melakukan sertifikasi pada tahun yang lalu. Dan kami sendiri berhasil dapat mengubah status surat tanah sekitar 340 surat tanah girik," jelasnya. [hid]