INILAH.COM, Jakarta - DPR meminta pemerintah untuk segera memaksimalkan peran sumur tua dalam upaya peningkatan produksi minyak nasional.
"Pasalnya selama ini banyak investor yang mau mengelola membatalkan niatnya," ujar anggota Komisi VII DPR, Sutan Bhatoegana pada rapat dengar pendapat dengan BP Migas di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (2/2).
"Terkait sumur tua tersebut, saya sarankan kepada BP Migas dan Dirjen Migas untuk bekerjasama menenderkannya. Sebab banyak investor yang memang tertarik, tapi membatalkan niatnya gara-gara aturan yang ribet," kata Sutan.
Sutan mengatakan jika memang dalam pengelolaan sumur-sumur tua tersebut pemerintah menghadapi kendala maka bisa dilakukan penunjukan langsung kepada operator yang memang dirasa mampu mengelola. "Kalau memang tidak bisa ditenderkan, sebaiknya ditunjuk langsung saja oleh pemerintah," tegasnya.
Dari data Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, setidaknya saat ini ada sebanyak 132 sumur minyak tua yang perijinan pengelolaannya tidak jelas. Padahal potensi minyak dari sumur tua tersebut masih cukup tinggi. [cms]