Kamis, 17 Mei 2012 | 06:05 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Isu Iran Picu Harga Minyak Dunia Tetap Naik
Headline
Oilsm.com
Oleh: Dian Ichsan Siregar
ekonomi - Kamis, 2 Februari 2012 | 13:23 WIB
Berita Terkait

INILAH.COM, Jakarta - Harga minyak akan mengalami kenaikan di tahun 2012 jika masih terjadi ketegangan politik antara AS dan sekutunya dengan Iran.

"Krisis Iran jadi faktor. Negara-negara Eropa belum keluar dari krisis, faktor tersebut tidak berpengaruh pada prospek harga minyak ke depannya," ujar pengamat perminyakan, Kurtubi dalam seminar Economy and Capital Market Outlook, Kamis (2/2).

Dia mengungkapkan,perkiraan harga Crude Brent akan berkisar antara US$100 - US$130 dengan rata-rata sekitar US$115 per barel. Jika pasokan minyak dari Teluk Persia berrkurang karena Selat Hormuz ditutup, maka pasar minyak akan panik.

Dalam hitungan jam harga bisa naik sekitar US$20-US$40 per barel. Apabila krisis berlanjut, dalam beberapa pekan harga bisa menembus US$150 per barel. Bahkan dalam beberapa bulan harga bisa menembus US$200 per barel.

Namun menurut Kurtubi, gejolak harga minyak akan bisa direndam apabila minyak dari Teluk Persia bisa dialirkan melalui pipa ke Laut Merah. Walaupun tidak dapat mengatasi pokok masalah tgersebut. "Dalam kasus ini harga minyak jenis Brent diperkirakan akan di kisaran US$125 per barel," jelasnya. [hid]

Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.