Kamis, 17 Mei 2012 | 06:07 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Menkeu Khawatirkan Kenaikan Harga Minyak Dunia
Headline
Menteri Keuangan Agus Martowardjojo - inilah.com
Oleh: Mosi Retnani Fajarwati
ekonomi - Kamis, 2 Februari 2012 | 17:12 WIB
Berita Terkait

INILAH.COM, Jakarta - Menteri Keuangan Agus Martowardjojo mulai khawatir dengan kenaikan harga minyak akan menggerogoti neraca berjalan (current account). Pihaknya berpotensi mengajukan APBN Perubahan 2012.

"Kalau kita perhatikan impor, impor perlu diwaspadai terutama karena harga minyak tinggi sehingga komponen imppor nilainya meningkat. Hal ini kita perhatikan di kuartal empat current account kita bisa negatif," ungkapMenkeu di Jakarta, Kamis (2/2).

Berdasar data Badan Pusat Statistik (BPS) per Oktober 2011, impor minyak Indonesia terus melonjak. Selama Januari-Oktober 2011 impor migas mencapai US$33,6 miliar atau naik drastis 53,99% dibanding periode yang sama tahun lalu yaitu sebesar US$21,8 miliar.

Untuk impor minyak, Indonesia saat ini menduduki peringkat pertama di kawasan Asia Tenggara. Urutan kedua Filiphina, ketiga Thailand, keempat Vietnam dan kelima Singapura.

Indonesia sudah mulai melakukan impor minyak pada 2004. Sebagian besar minyak tersebut diimpor dari negara Timur Tengah. Tahun ini, impor minyak berkisar 400 ribu barel per hari (bph), sementara BBM 420 bph.

Menkeu juga menyatakan pihaknya akan mengajukan APBN perubahan terkait melambungnya harga minyak dunia, yang telah melebihi asumsi dalam APBN 2012 di kisaran US$90 per barel. [hid]

Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
1 Komentar
justin
Jumat, 3 Februari 2012 | 11:09 WIB
ya iyalah apalagi kalo iran jadi perang...kenaikan harga minyak di depan mata..
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.