INILAH.COM, Jakarta - Kepemilikan asing di surat berharga negara (SBN) mencapai Rp235,85 triliun hingga 1 Februari 2012 dibandingkan awal Januari 2012 mencapai Rp222,59 triliun.
Demikian seperti dikutip dari data Direktorat Jenderal Pengelolaan Utang, Sabtu (4/2). Kepemilikan reksa dana di SBN mencapai Rp47,64 triliun pada 1 Februari 2012 dibandingkan awal Januari 2012 mencapai Rp47,40 triliun. Industri asuransi memiliki SUN senilai Rp93,57 triliun per 1 Februari 2012 dibandingkan awal Januari 2012 mencapai Rp92,94 triliun.
Sementara itu, dana pensiun memiliki SBN senilai Rp33,50 triliun per 1 Februari 2012 dibandingkan awal Januari 2012 sebesar Rp34,30 triliun dan perusahaan sekuritas memiliki SBN senilai Rp26 miliar pada 1 Februari 2012, dan lain lainnya mencapai Rp54,58 triliun per 1 Februari 2012.
Bank masih mencatatkan memiliki SBN tertinggi senilai Rp268,81 triliun pada 1 Februari 2012 dibandingkan awal Janauri 2012 senilai Rp272,26 triliun. Total SBN yang dapat diperdagangkan menjadi Rp735,62 triliun.