INILAH.COM, Jakarta - Dalam menjaga ketahanan pangan dari serangan krisis global yang sedang mengguncang dunia dan perubahan iklim yang tidak menentu Pemerintah telah mengkaji pemberian insentif bagi sektor food estate (pertanian skala luas).
"Untuk itu saya sendiri telah mengkaji adanya pemberian insentif bagi food estate. Oleh karena itu guna mendukung program tersebut, kita juga harus mendukung infrastruktur agar hal ini bisa terwujud," ujar Menteri Perdagangan Gita Wirjawan ketika ditemui Usai acara 'Jakarta Food Security Summit 2012' di Jakarta, Selasa (7/2).
Dia menjelaskan, insentif bagi food estate masih ditunda, karena dari infrastruktur Indonesia sendiri masih belum memadai dan belum layak. "Seperti lahan pertanian belum ada, karena belum bebas lahannya. Lalu kalau lahan pertanian itu butuh sekali bibitnya, untuk pengangkutan belum memadai infrastruktur jalannya. Jadi itu semua harus diselesaikan dahulu," tambahnya.
Gita berharap infrastruktur dapat dibenahi dengan benar agar insentif itu bisa segera terealisasi. "Infrastruktur di sini harus jelas dan memadai. Untuk itu perlu kita benahi pembangunan infrastruktur agar pemberian insentif itu diberikan nantinya," jelasnya. [cms]