INILAH.COM, Jakarta - PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) akan memasarkan produk publikasi beta saham pada 2012.
Direktur PT Pefindo Jose Rizal menuturkan, penggunaan beta saham untuk valuasi saham. Selama ini belum ada pihak lokal yang menerbitkan beta saham. Dengan beta saham tersebut diharapkan pelaku pasar modal lebih dewasa dan lebih melihat faktor fundamental.
"Publikasi beta saham membutuhkan data historis yang sangat panjang, karena setiap minggu harus dimutakhirkan kepada publik. Dengan beta saham tersebut diharapkan pasar modal lebih matang dan lebih ilmiah sehingga tidak berdasarkan rumor," ujar Jose, di kantornya, Selasa (7/2).
Ia mengatakan, dengan adanya publikasi beta tersebut, investor ritel dimungkinkan untuk mendapatkan informasi yang lebih baik. Kemungkinan produk publikasi beta tersebut akan diluncurkan dalam waktu tiga bulan mendatang. Produk publikasi beta ini juga dapat berlaku untuk seluruh saham.
Selain itu, Pefindo juga mengharapkan dapat meluncurkan pemeringkatan usaha kecil menengah (UKM) pada akhir 2012. Menurut Direktur Utama PT Pefindo Ronald A Kasim, pemeringkatan UKM bertujuan untuk membantu UKM supaya memiliki akses yang lebih besar dalam mendapatkan pinjaman dari perbankan. Ia mengaku pihaknya sedang menggodok penerapan model pemeringkatan terhadap UKM. "Simbol peringkat UKM akan berbeda dari biasanya. Kalau kategori kecil dan menengah kan berisiko, kami sedang cari model yang cocok. Apakah mirip-mirip seperti India, Malaysia, dan lain-lainnya, sehingga mereka akan terekspose, dan kami coba bantu," kata Ronald.
Dengan rencana bisnis perseroan pada 2012, Pefindo menargetkan pendapatan dapat tumbuh 20% dan marjin laba bersih tumbuh 25% pada 2012. [cms]