INILAH.COM, Jakarta - Amerika Serikat memberi kucuran dana sekitar US$15 juta untuk menjaga keamanan pangan dan produksi agrikultur Indonesia, melalui sektor pertanian.
"Jadi kami memberi kucuran dana sekitar US$15 juta untuk sektor pertanian yang ada di Indonesia. Dana tersebut lebih digunakan dalam menjaga keamanan pangan dan produksi agrikultur," ujar Wakil Ketua dan Presiden Emeritus Donald Danforth Plant Science Center Roger N Beachy pada acara Jakarta Food Security Summit 2012 di Jakarta Convention Center, Jakarta, Rabu (8/2).
Dia menjelaskan, pihaknya akan duduk bersama dengan para ilmuwan dan pejabat pemerintah untuk berbagi ilmu dan teknologi pertanian. "Tapi yang kita lakukan adalah menginvestasi senilai US$15 juta, dengan tujuan membantu pengusaha pertanian dan juga pemerintah Indonesia dalam meningkatkan produksi pangannya," tegasnya.
Rencananya, Amerika Serikat akan fokus pada peningkatan produksi coklat (kokoa) di Sulawesi, kopi di Sumatera Utara, serta tanaman sayuran dan buah-buahan di Jawa Barat.
"Jadi yang paling terpenting dari semua hubungan kerjasama tidak hanya berbicara saja. Melainkan memecahkan masalah bersama. Dengan memecahkan masalah secara bersama kita bisa menemukan penyelesaian untuk masalah pangan," tambah Duta besar Amerika Serikat Scott Marciel. [mre]