INILAH.COM, Jakarta - Rencana pembatasan BBM subsidi yang direncanakan berlaku 1 April 2012, diperkirakan mundur dari jadwal yang ditetapkan. Hal itu mengingat belum kelarnya kajian pembatasan BBM subsidi yang dilakukan konsorsium.
Demikian disampaikan Dirjen Migas ESDM, Evita H Legowo saat ditemui di Gedung Kementerian ESDM, Jakarta Kamis (9/2). Menurutnya, kajian itu diperkirakan selesai dalam dua minggu ke depan. "Kita selesaikan dulu lah kajian itu. Kita kan sedangkan lakukan. Dua minggu lagi selesai," kata Evita.
Dalam pembatasan itu, terdapat sejumlah opsi yang akan ditempuh. Yakni, melarang penggunaan BBM bersubsidi pada mobil pribadi, konversi dari BBM ke bahan bakar gas (BBG), dan menaikkan harga BBM bersubsidi. [tjs]