INILAH.COM, Beijing - Kini makin banyak pemilik pabrik yang kaya di China merangsek masuk ke Eropa yang sedang sedih dilanda krisis ekonomi dan finansial. Rombongan perusahaan China itu berburu kesempatan bisnis.
“Perusahaan-perusahaan China mencari kesempatan menarik untuk membeli aset-aset di Eropa, karena mereka terbebat masalah utang yang membuat pertumbuhan ekonominya merosot dan menciptakan tingginya tingkat penggangguran di Eropa,” kata Sun Yongfu kepala departemen urusan Eropa di Kementerian Perdagangan China.
Sun berbicara pada Diplomat Economic Forum bertema “The Global Economic Situation and Chinese Enterprises’ Globalization”, Rabu (8/2) kemarin di Beijing. Perusahaan-perusahaan manufaktur yang unggul akan menjadi ujung tombak gelombang akuisisi di Eropa ini, ujar Sun.
Angka dari kementerian perdagangan menunjukkan bahwa pada 2011, investasi China di Uni Eropa melonjak 94,1 persen menjadi US$ 4,28 miliar, dibanding 1,8 persen pertumbuhan investasi langsung China di luar negeri. (ODI).
Sun mengatakan optimismenya dengan pertumbuhan 2012 ini. “Kita melihat start yang bagus, Mudah-mudahan akan terus kuat,” ujar Sun. Menurut Sun lagi, Eropa bisa menjadi dorongan kuat bagi pertumbuan ODI tahun ini.
Kesepakatan terbesar di Eropa baru-baru ini dilakukan oleh perusahaan pembuat peralatan konstruksi San Heavy Industry Co Ltd, yang mengumumkan akan membayar 324 juta euro (426 juta) untuk membeli 90 persen dari Putz, perusahaan Jerman yang terkenal dalam pembuatan pompa beton.
Menurut Sun, perusahaan-perusahaan China sudah memiliki keunggulan kompetitif global, dan ingin menggunakan kesempatan emas ini untuk melakoni usaha di Eropa yang tengah haus akan investasi. Selama krisis yang mulai berkecamuk tahun lalu, banyak telefon dari perusahaan-perusahaan kelas atas ,termasuk dari Prancis dan Jerman, yang mengundang investasi China.
Selama berkunjung ke China pekan lalu, Kanselir Jerman Angela Merkel mengatakan, “Jerman adalah negara yang terbuka bagi siapa pun. Kami menyambut hangat investasi China.”
Perdana Menteri Wen Jiaboa yang menemani kunjungan Merkel, mengatakan bahwa China akan terlibat lebih dalam dalam memecahkan krisis utang Eropa. “Negara-negara Eropa sekarang menyambut investasi China dan mereka sudah bersikap santai melakukan alih teknologi kepada perusahaan-perusahaan China. Gambaran secara umun cukup menyenangkan bagi kita,” ujar Sun.
Uni Eropa adalah mitra dagang dan pasar ekspor terbesar bagi China. Kawasan Eropa juga menjadi sumber transfer teknologi bagi perusahaan-perusahaan China.
Dana-dana segar sudah bergabung dalam wabah investasi di Eropa ini, China Investment Corp, perpanjangan tangan investasi pemerintah, mengatakan akhrb tahun lalu mereka akan berinvestasi pada sebuah perusahaan infrastruktur Inggris yang semaput melalui partnership.
KTT China-Eropa akan diselenggarakan minggu depan, dan para pejabat tinggi akan mendiskusikan banyak topik, termasuk memperkuat investasi bilateral.
Dalam kunjungan Merkel kemarin, Wen berkelakar memang betul bermacam-macam perusahaan China akan masuk Eropa, namun jangan berharap China akan membeli Eropa. [mdr]