INILAH.COM, Jakarta - Bank Indonesia (BI) mencatat nilai tukar rupiah secara rata-rata melemah 0,28% terhadap dolar AS selama Januari 201 2.
"Pergerakan nilai tukar rupiah cenderung stabil meskipun sedikit melemah. Selama Januari 2012, rupiah secara rata-rata melemah 0,28% (yoy) menjadi Rp9.060 per dolar AS," kata Kabiro Humas BI Difi A Johansyah dalam keterangn persnya, di Jakarta, Kamis (9/2).
Namun, lanjutnya, secara point-to-point rupiah menguat sebesar 0,65% (yoy) ke level Rp8.990 per dolar AS. Meningkatnya permintaan valas terkait kebutuhan impor, terutama impor BBM, memberikan tekanan terhadap rupiah.
Meskipun demikian, tekanan tersebut dapat diimbangi dengan sentimen positif terkait kenaikan peringkat utang Indonesia. "Untuk menjaga keseimbangan pasar domestik, Bank Indonesia terus memonitor perkembangan nilai tukar rupiah dan memastikan kecukupan likuiditas rupiah dan valas." [tjs]