INILAH.COM, Jakarta - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia meminta perbankan untuk segera melakukan penyesuaian penurunan suku bunga kredit, seiring penurunan suku bunga acuan (BI Rate) menjadi 5,75%.
Hal tersebut diungkapkan Wakil Ketua Kadin Zulkarnain Arief, dalam rapat dengar pendapat (RDP) Panja Suku Bunga di Komisi XI DPR RI, Jakarta, Kamis (9/2/2012). "Untuk hal tersebut diusahakan agar dapat mendorong pengusaha. Khususnya pengusaha kecil agar lebih kompetitif untuk bersaing. Kita sendiri meminta dengan cepat penyesuaiannya," ujarnya.
Menurutnya, suku bunga kredit perbankan yang ideal dengan penurunan suku bunga acuan tersebut yakni sebesar 7,5%. "Kita sendiri minta penyesuaiannya hingga sekitar 7,5 persen. Tapi yang terpenting adalah mendorong Usaha Kecil Menengah (UKM) bisa berkompetisi," ujarnya.
Hingga kini UKM masih sulit berkompetisi dengan usaha lainnya, karena akses dari pendanaan UKM masih sangat sulit. Berbeda dengan pengusaha besar yang sangat mudah dalam mendapatkan pembiayaan dengan cepat.
"Untuk pengusaha besar saja mendapatkan kredit dengan cepat, namun tidak untuk pengusaha kecil. Dengan begitu kompetisi dengan pengusaha besar sendiri akan tertinggal jauh nantinya," tegasnya.
Seperti diketahui, pada hari ini Bank Indonesia menurunkan suku bunga acuan seebsar 25 bps menjadi 5,75%. [mre]