INILAH.COM, Jakarta - Bank Indonesia (BI) menjelaskan dengan adanya penurunan suku bunga acuan (BI Rate) tidak akan berpengaruh sama sekali terhadap ekspor.
"Dalam penurunan suku bunga acuan (BI Rate) telah mempunyai perhitungan semuanya, termasuk pengaruhnya nanti ke arah ekspor. Jadi itu sudah diperhitungkan semuanya, bahwa kurs yang stabil tetap mendukung. Baik pengendalian inflasi, momentum pertumbuhan ekonomi nantinya, atau pun di kegiatan ekspor," ujar Deputi Gubernur BI, Halim Alamsyah, Kamis (9/2/2012).
Menurut dia, dalam lingkup regional, perekonomian Indonesia masih cukup kompetitif.
Hasil RDG Bank Indonesia hari ini memutuskan untuk menurunkan BI rate menjadi 5,75% dari level sebelumnya di 6%.[hid]