INILAH.COM, Jakarta - Bank Indonesia (BI) menyatakan suku bunga acuan (BI Rate) masih bisa turun lagi.
Deputi Gubernur BI Hartadi A Sarwono mengungkapkan, kondisi likuiditas di Indonesia masih baik sehingga BI Rate berpeluang untuk kembali turun. "Ini (BI Rate) cenderung turun dengan likuiditas yang ada. Nah ini kan jangan sampai BI rate yang jadi guidance (acuan), lebih tinggi," tuturnya di Gedung BI Jakarta, Jumat (10/2/2012).
Kondisi likuiditas yang baik, lanjutnya, tercermin dari suku bunga di pasar uang antar bank (PUAB) yang arahnya turun ke koridor bawah. Dengan kondisi tersebut, BI telah memperlebar koridor bawah PUAB menjadi 3,75%, atau 200 basis poin di bawah BI rate.
"Jadi pasar lihat itu PUAB over night sudah rendah, sudah mendekati koridor bawah. Nah yang longer term (jangka panjang) seperti SUN (surat utang negara), itu semua dalam kondisi turun," terangnya.
Hartadi melanjutkan, peluang untuk menurunkan BI Rate masih ada. "Room (untuk turun) masih ada, tapi kita lihat dulu. Kalau kondisi seperti
sekarang bisa," tuturnya. [mre]