Kamis, 17 Mei 2012 | 07:00 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Program Rumah Swadaya
Kemenpera Bakal Ajukan Tambahan Anggaran Rp1,3 T
Headline
Menteri Perumahan Rakyat Djan Fariz - inilah.com/Dahlan R. P
Oleh: Dian Ichsan Siregar
ekonomi - Jumat, 10 Februari 2012 | 18:43 WIB
Berita Terkait

INILAH.COM, Jakarta - Kementerian Perumahan Rakyat (Kemenpera) bakal mengajukan anggaran tambahan sebesar Rp1,3 triliun, kepada Kementerian Keuangan untuk penyediaan 250 ribu unit rumah swadaya.

Menteri Perumahan Rakyat Djan Fariz mengaku sudah melaksanakan program bedah rumah (swadaya) untuk masyarakat miskin yang masuk dalam jangka waktu 100 hari masa kerja jabatannya.

"Selama ini yang dikerjakan untuk pengadaan rumah swadaya, bukan untuk segmen masyarakat berpenghasilan rendah dengan fasilitas likuiditas pembiayaan perumahan (FLPP), yang mempunyai penghasilan tetap sekitar Rp2,5-4,5 juta. Tetapi bagi saya yang penting adalah swadaya, karena ini untuk masyarakat miskin," paparnya di Jakarta, Jumat (10/2/2012).

Ia menyatakan, untuk target FLPP adalah sebanyak 1,35 juta unit rumah dan untuk rumah swadaya sebanyak 1,25 juta unit rumah. "Rumah swadaya bagi bos tanah abang masih sangat berprioritas. Apa lagi mereka sendiri masih berada di garis kemiskinan. Jadi pemerintah berupaya membantu untuk masyarakat tidak mampu," ungkapnya.

Tahun ini, Kemenpera menargetkan pembangunan rumah swadaya sebanyak 60 ribu unit rumah yang terdiri dari 40 ribu unit rumah untuk diperbaiki dan 20 ribu unit rumah baru. "Atas dasar ini, kami ingin meminta dana tambahan anggaran dari Kemenkeu sekitar Rp 1,3 triliun. Anggaran tersebut kita akan meningkatkan pembangunan 250 ribu rumah perbaikan," ungkapnya. [mre]

Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.