INILAH.COM, Bogor - Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan pesimistis target penerimaan pajak sebesar Rp 1.032 triliun di 2012 dapat tercapai. Minimnya sumber daya manusia menjadi alasan utama.
Demikian disampaikan Direktur P2 Humas, Ditjen Pajak Kemenkeu, Dedi Rudaedi pada acara kelas pajak bagi wartawan bertema strategi pengamanan penerimaan perpajakan tahun 2012 di Bogor, Jawa Barat Sabtu (11/2/2012).
"Kita berada di posisi yang sulit dengan 32.000 pegawai. Ini tidak cukup untuk kemudian dia berjalan sendiri untuk mensosialisasikan penerimaan yang ditargetkan di 2012 yang sebesar Rp 1.032 triliun. Ini masalahnya," ungkap Dedi.
Dedi mengatakan, selain persoalan sumber daya manusia yang minim, pemahaman masyarakat yang rendah mengenai pajak juga menjadi batu sandungan tersendiri bagi direktorat jenderal pajak terkait pungutan pajak tersebut.
"Pandangan masyarakat, pajak itu susah kalau bisa dihindari dan itu hal-hal yang dipandang sepele. Padahal, karena dia juga nikmati subsidi seharusnya dia juga bayar pajak," ujar Dedi.
Kontribusi Direktorat Jenderal Pajak untuk penerimaan negara dalam APBN 2012 adalah 78,8%. [mel]