Kamis, 17 Mei 2012 | 07:11 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Stasiun Pangkalan Susu Perkuat Stok LPG Nasional
Headline
inilah.com/Wirasatria
Oleh: Mosi Retnani Fajarwati
ekonomi - Minggu, 12 Februari 2012 | 15:29 WIB
Berita Terkait

INILAH.COM, Jakarta - Stok elpiji (LPG) nasional bakal semakin kuat dengan beroperasinya Stasiun Pangkalan Susu pada 26 Februari 2012.

"Pengoperasian STS Pangkalan Susu pada 26 Februari 2012 akan semakin memperkuat pasokan LPG," ungkap Wakil Presiden Komunikasi Korporasi PT Pertamina (Persero) Mochamad Harun, seperti dikutip dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Minggu (12/2/2012).

Saat ini stok elpiji nasional berada di posisi 11,4 hari. Ia menyatakan, Secara umum kondisi stok elpiji di seluruh wilayah masih dalam kondisi aman dan dengan posisi stok nasional di level 11,4 hari akan cukup terhindar dari terjadinya gangguan pasokan dan distribusi elpiji.

"Biasanya dengan ketahanan stok di kisaran 11 hingga 15 hari, pasokan dan distribusi tidak terganggu. Kami juga telah menyiapkan langkah-langkah antisipasi untuk meminimalkan hambatan pasokan dan distribusi elpiji nasional," tuturnya.

Berdasar data Pertamina, stok elpiji di Depot Pangkalan Susu pada Jumat (10/2/2012) kemarin dalam kondisi aman menyusul masuknya elpiji sebanyak 2.600 metrik ton (MT), yang diangkut dari Kapal Gas Patra II dan III. Sabtu (11/2/2012) lalu, Depot Pangkalan Susu kembali mendapatkan pasokan LPG sebanyak 2.300 MT.

Sedangkan stok elpiji di Depot Tanjung Priok mencapai 5.059 MT dan akan mendapat tambahan pasokan dari impor sebanyak 2.500 MT dan Kapal Eratan dengan kapasitas elpiji 8.000 MT yang akan tiba pada Selasa (14/2/2012) pekan ini.

Stok elpiji di Terminal JBB Ancol akan mendapat bantuan dari Depot Tanjung Priok dan Eretan sambil menunggu pasokan tambahan pada Selasa (14/2/2012) sebanyak 2.500 MT. "Saat ini stok elpiji di Terminal JBB Ancol berada pada posisi 1.658 MT," ujarnya.

Sabtu (11/2/2012), Terminal Eretan mendapat tambahan pasokan elpiji sebanyak 7.000 MT. Pasokan yang diangkut dengan Kapal Widuri akan menambah posisi stok yang saat ini berada di level 1.902 MT.

Bergeser ke Timur, posisi stok elpiji di Terminal CPO Semarang berada di level 1.199 MT. "Dengan kondisi stok tersebut, pasokan untuk daerah yang dilayani Terminal CPO Semarang akan dibantu dari Balongan, Eretan dan Tanjung Priok. Selain itu, pasokan elpiji tambahan sebanyak 7.000 MT dijadwalkan akan masuk pada 12 Februari ini," ujarnya.

Stok elpiji di Depot Tanjung Perak relatif aman di posisi 3.978 MT. Tanjung Perak akan mendapatkan pasokan sebanyak 4.500 MT pada Senin (13/2/2012) dan 3.500 MT sehari setelahnya.

Stok elpiji Terminal MEM Gresik per 10 Februari 2012 berada di level 2.312 MT dan aman untuk 3 hari ke depan. Pasokan tambahan sebanyak 3.500 MT diperkirakan akan tiba pada Selasa (14/2/2012).

Sementara itu, stok elpiji di Depot Makassar berada di level 1.119 MT dan akan mendapatkan tambahan pasokan hari ini sebanyak 1.700 MT dan pada 14 Februari 2012.

Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.