Find and Follow Us

Rabu, 20 November 2019 | 13:16 WIB

Naikkan Harga BBM, Pemerintah Ajukan APBN-P

Oleh : Tio Sukanto | Senin, 20 Februari 2012 | 20:34 WIB
Naikkan Harga BBM, Pemerintah Ajukan APBN-P
Menteri ESDM Jero Wacik - inilah.com
facebook twitter

INILAH.COM, Jakarta - Pemerintah merencanakan untuk mengurangi subsidi BBM melalui APBN-P 2012, karena asumsi APBN yang meleset.

Demikian disampaikan Menteri ESDM, Jero Wacik di kantor Kementerian ESDM, Senin (20/2/2012). "Opsi yang tumbuh belakangan adalah menurunkan subsidi premium per liter apakah itu Rp500, Rp1.000 atau Rp1.500. Itu wacana yang muncul saat ini," kata Wacik.

Terkait perubahan APBN tersebut Kementerian ESDM, menyerahkan semunya kepada Menteri Keuangan, terkait perubahan asumsi tersebut. "Itu sedang disusun. Itu Menteri Keuangan yang urusi dan itu masih dalam proses," jelas Wacik.

Selain itu pemerintah juga tidak akan terburu-buru dalam melaksanakan program pembatasan BBM bersamaan dengan program konversi BBM ke BBG, sesuai dengan jadwal pemerintah tanggal 1 April 2012. "Kita tidak akan keburu-buru, Aprlil secara bertahap," jelasnya.

Dalam APBN 2012, dana subsidi mencapai Rp208,9 triliun dengan perincian subsidi BBM Rp123,6 triliun, subsidi listrik Rp45 triliun, dan subsidi non-energi Rp40,3 triliun. Untuk asumsi harga minyak dunia sebesar US$90 per barel. [hid]

Komentar

x