Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Senin, 19 Februari 2018 | 00:55 WIB
 

BP Migas Pulangkan GM Petrochina Jabung

Oleh : Charles Maruli Siahaan | Rabu, 22 Februari 2012 | 17:56 WIB
BP Migas Pulangkan GM Petrochina Jabung
inilah.com

INILAH.COM, Jakarta - BP Migas telah memulangkan GM JOB-Petrochina Jabung, Zang Jung Wen, terkait 18 sumur bermasalah di Kabupaten Tanjung Jabung Barat dan menegur mangement Petrochina.

"Kita sudah tegur. Kita lihat memang Petrochina di sini (Tanjung Jabung Barat) agak nakal, ditempat lain tidak. sekarang GM-nya sudah kita pulangkan, kita tidak toleransi," katanya.

BP Migas juga telah mengadakan pertemuan dengan Bupati Tanjung Jabung Barat, Usman Ermulan, di Jakarta pada Selasa, 21 Februari 2012, terkait penyelesaian ijin 18 sumur JOB Petrochina-Jabung.

"Pertemuan ini merupakan tindaklanjut dari masalah yang kemarin, dimana JOB - Petrochina Jabung telah melewati kewenangan BP Migas terkait perijinan 18 sumur, dan sudah kita bicarakan dengan Pemda Tanjung Jabung Barat," ujarnya.

Priyono menambahkan, dari 18 sumur tersebut perijinannya belum lengkap seperti belum punya ijin UKL/UPL, belum punya ijin lahan, dan belum punya ijin jalan (acces road). "Kita berharap, paling lama 2minggu sudah selesai," ujarnya.

Menurut Rudi Rubiandini, Deputi Operasi BP Migas, potensi migas dari 18 sumur tersebut sekitar 6000 barel oil ekuivalen per hari (gas sekitar 20 MMSCFD dan minyaknya sekitar 1000 barel per hari). Sedangkan, sumur yang sudah produksi berjumlah 91 sumur dengan produksi sebesar 51.000 boepd.

Usman Erman mengatakan, Pemda Tanjung Jabung Barat belum memberikan ijin 18 sumur JOB -Petrochina Jabung karena tidak melalui BP Migas, karena itu pihak Pemda mengembalikan perijinan 18 sumur kepada Bp Migas.

"Kita sudah kembalikan ke BP Migas. Prosesnya kan BP Migas yang mengajukan ke Pemda, karena JOB Petrochina kan hanya kontraktor," ujarnya.

"Dalam waktu dekat akan kita proses. Sepanjang ada perintah dari BP Migas kita akan mendukung proses perijinan dalam rangka meningkatkan produksi migas," tambah Usman.

Menurut Usman, dana bagi hasil (DBH) migas Kabupaten Tanung Jabung Barat pada 2011 sebesar Rp217 miliar. "Diharapkan bila 18 sumur ini beroperasi akan meningkat lagi pendapatan buat daerah," katanya. [hid]

Komentar

 
Embed Widget

x