Find and Follow Us

Selasa, 28 Januari 2020 | 05:02 WIB

DPR Sarankan Gunakan Harga Keekonomian BBM

Oleh : Dian Ichsan Siregar | Rabu, 22 Februari 2012 | 19:36 WIB
DPR Sarankan Gunakan Harga Keekonomian BBM
inilah.com
facebook twitter

INILAH.COM, Jakarta - Pemerintah dinilai sudah kesulitan mengelola kebijakan Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi untuk disesuaikan dengan kemampuan APBN 2012.

Ketua Komisi XI DPR, Emir Moeis mengatakan jika harga BBM subdidi tidak dinaikkan APBN akan pincang dan pembangunan infrastruktur akan terus terganggu.

"Jadi yang paling bijak untuk alternatif saat ini adalah menggunakan harga ekonomis dan masyarakat kurang mampu diberikan subsidi tersebut," Ketua Komisi XI DPR, Emir Moeis usai pelaksanaan uji kepatutan dan kelayakan anggota BPK di Gedung DPR, Jakarta, Rabu (22/2/2012).

Dia berharap kepentingan rakyat kecil menjadi perhatian pemerintah. Dengan demikian setiap kebijakan yang diambil pemerintah tidak memberatkan masyarakat. "Maka dari itu yang paling penting disini masyarakat jangan menderita," tegasnya.

Dalam hal ini, Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sudah memastikan kalau untuk menaikkan harga eceran Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi harus dilakukan dengan mengajukan APBN-Perubahan 2012 ke DPR.

"Maka asumsi yang ada dalam APBN 2012 menurut pandangan saya dan itu memang harus kita sesuaikan," kata SBY dalam pembukaan rapat kabinet paripurna, di kantor Presiden.

Pemerintah dipastikan akan mengurangi subsidi Bahan Bakar Minyak (BBM) tahun ini. Keputusan itu diambil setelah menyikapi perkembangan ekonomi global yang tidak menentu. Apalagi harga minyak mentah terus melonjak. [hid]

Komentar

x