INILAH.COM, Jakarta - PT PLN (Persero) memastikan pembangunan PLTU Timika Papua berkapsitas 2x25 megawatt (MW) tidak bisa diteruskan mengingat tidak adanya pemenang tender.
Demikian disampaikan Direktur Utama PLN, Nur Pamudji pada rapat dengar pendapat dengan Komisi VII DPR, Kamis (23/2/2012). "Untuk membangun PLTU di Timika, itu sangat istimewa dan dibutuhkan biaya yang sangat besar. Karena dari segi infrastrktur tidak mendukung, sudah lupakan saja PLTU itu dan kita bangun jaringan yang lain," kata Nur Pamudji.
Nur Pamudji menjelaskan biaya pembanguan PLTU di Timika bisa 3-5 kali lipat dari pembangunan PLTU diwilayah Makasar Sulawesi. Hal itu lah yang mendorong kontraktor untuk tidak berani membangun PLTU tersebut. "Ini proyek tetap dibatalkan, tapi kita tetap usahakan model jaringan listrik dengan cara lain. Kita akan usahakan dananya dari APBN atau pendanaan sendiri," ujar Nur Pamudji.
PLTU Timika 2x25 MW merupakan bagian daripada 10.000 MW tahap pertama. [hid]