Find and Follow Us

Rabu, 20 November 2019 | 13:28 WIB

Inilah Strategi Bappenas Turunkan Angka Kemiskinan

Oleh : Mosi Retnani Fajarwati | Jumat, 24 Februari 2012 | 15:41 WIB
Inilah Strategi Bappenas Turunkan Angka Kemiskinan
Armida Alisjahbana - inilah.com
facebook twitter

INILAH.COM, Jakarta - Pemerintah akan menurunkan angka kemiskinan di kisaran 4%-5% pada 2025, melalui Masterplan Program Percepatan Pengurangan Kemiskinan Indonesia (MP3KI).

Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/ Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), Armida Alisjahbana menyatakan, MP3KI 2012-2025 akan menggunakan dua strategi utama yaitu perbaikan sistem jaminan sosial dan peningkatan taraf hidup masyarakat yang berada di garis kemiskinan.

Ia melanjutkan, perbaikan sistem jaminan sosial ini tercermin dengan terbentuknya Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) pada tahun 2014. BPJS ini terdiri dari dua yaitu BPJS Ketenagakerjaan dan BPJS Kesehatan.

"Nanti masuk kesana (BPJS), mulai disiapkan 2015. 2025 semua harus in place, implementasi sudah dari keseluruhan sistem jaminan sosial," ungkapnya di Jakarta, Jumat (24/2/2012).

Sementara strategi kedua adalah melalui peningkatan taraf hidup masyarakat miskin yaitu dengan pemberdayaan sumber daya manusia, kemudahan akses usaha dan kredit serta pengembangan kawasan khusus potensi lokal.

Ia menyatakan, peningkatan taraf hidup ini bisa menggunakan program yang sudah ada ataupun pengembangan dari program yang ada.

"Kita akan mengembangkan program yang mengandung livelihood, misalnya income genetic activities yang lebih terobosan," ujarnya.

Rencananya, lanjut Armida, penerapan MP3KI akan menggunakan metode Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI) yaitu dengan mengajak pemerintah daerah, BUMN, serta pihak swasta untuk bergabung dalam program tersebut.

"Nanti MP3KI ini mirip pendekatannya dengan MP3EI. Kita punya konsep dasar sudah ada. Kita undang di raker (rapat kerja), pemda, gubernur, BUMN karena dia punya PKBL (Program Kemitraan Bina Lingkungan), swasta karena punya CSR (Corporate Social Responsibility)," paparnya.

Target kemiskinan yang dicanangkan pemerinta setiap tahunnya menurun, dalam APBN 2010 target kemiskinan mencapai 13,3%, tahun 2011 sebesar 12,5%, dan tahun 2012 dipatok 10,5%-11,5%. [hid]

Komentar

Embed Widget
x