INILAH.COM,Jakarta – Operator jaringan ATM Bersama akan melakukan pengujian disaster recovery untuk layanan tersebut, akhir pekan ini. Untuk sementara, jaringan yang mereka kelola tak beroperasi pada jam pengujian.
PT Artajasa Pembayaran Elektronis (Artajasa) yang mengelola jaringan ATM Bersama menyatakan, kegiatan ini dilakukan guna meningkatkan kualitas layanan ATM yang dikelolanya.
“Uji disaster recovery ini demi meningkatkan kualitas layanan ATM Bersama kedepan,” kata Nuri Wicaksana, Vice President Operation & Services Artajasa, dalam siaran persnya yang diterima redaksi INILAH.COM, Jumat (13/4/2012).
Nuri menjelaskan, pelaksanaan pengujian disaster recovery tersebut dilakukan dalam dua tahap. Tahap pertama, Jumat (13/4) mulai pukul 23.30 WIB hingga Sabtu (14/4) pukul 04.00 WIB. Tahap kedua, Sabtu (14/4) pukul 23.30 WIB hingga Minggu (15/4) pukul 04.00 WIB.
“Selama waktu pengujian tersebut, layanan ATM Bersama yang kami kelola sementara tak dapat beroperasi. Jadi kami sekaligus memohon maaf kepada pengguna jaringan ATM Bersama atas ketidaknyamanannya. Ini semua demi peningkatan layanan kedepan,” jelasnya.
Lebih lanjut ia menjelaskan, nasabah tetap bisa melakukan transaksi di layanan ATM Bersama seperti biasa di luar jam pengujian tersebut. Artajasa merupakan penyedia terbesar jaringan infrastruktur perbankan dan sistem pembayaran elektronis di tanah air.
Saat ini layanan ATM Bersama beranggotakan lebih dari 75 bank dengan jumlah ATM lebih dari 31 ribu terminal tersebar di seluruh wilayah nusantara. [vin]