Jumat, 31 Oktober 2014 | 11:45 WIB
Follow Us: Facebook twitter
China, Tak Betah di Negeri Sendiri
Headline
IST
Oleh: Jagad Ananda
ekonomi - Senin, 23 April 2012 | 06:30 WIB
Berita Terkait

SEPERTI yang diramalkan oleh para analis di awal tahun, kebijakan atas bisnis properti oleh pemerintah China, akhirnya makan korban. Puluhan perusahaan menyatakan diri bangkrut. Mereka tak sanggup lagi membayar utang, lantaran dagangannya kurang pembeli.

Kisah tragis yang dirilis sejumlah media di China itu seakan melengkapi nasib sial dunia properti di sana. Berita tentang suramnya bisnis ini, sebenarnya, sudah lama tersiar dengan munculnya ‘kota-kota hantu’ di sana. Banyak kompleks yang dibangun para pengembang tak laku.

Harga rumah, yang sejak 2005 selalu melesat pun, terus mengalami pelemahan. Dan jutaan rumah kini kosong tak berpenghuni.

Tragediyang berlangsung di bisnis properti ini, tak lepas dari kebijakan pemerintah setempat. Setelah mengetahui sektor ini menyumbangkan tingkat inflasi yang cukup besar, mulai tahun lalu, pemerintah China melakukanpengetatan berupa peningkatan suku bunga dan pembatasan pinjaman bank.

Mirip yang terjadi di Indonesia sekarang, uang muka (DP) kepemilikan rumah pun dinaikkan, seiring ditingkatkannya pajak properti. Dan yang tak kalah memukul, pemerintah membatasi kepemillikan rumah oleh seseorang.

Tujuannya, tak lain, agar hargapropertikembali ke nilai wajar. Sehingga lebih membuka kemungkinan bagi masyarakat yang belum memiliki rumah. “Kita akan melihat lebih banyak lagi pengembang properti kecil yang bangkrut atau menjual aset-aset mereka,”kata Jinsong Di, analis properti dari Credit Suisse Group AG di Hongkong.

Melihat kondisi yang tak menguntungkan, kalangan berkantung tebal China mengalihkan sasarannya ke properti di manca negara. Collier International mencatat, kini banyak warga China yang menanamkan uangnya di perumahan dan apartemen di London, Kanada dan Singapura. Di sana sedikitnya 35% properti dimiliki warga China. Sementara di Singapura, China menguasai 30 persen proyek pembanguanan properti baru. [tjs]

Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA LAINNYA
BERITA POPULER