INILAH.COM, Beijing – Populasi pengguna media sosial di China adalah yang paling besar di dunia, dan menarik investor untuk menerjuni bisnis triliunan yuan ini. Studi terbaru dari konsultan bisnis McKinsey melaporkan hasil penelitiannya kemarin (26/7/2012) dan ditulis oleh China Daily kemarin.
Dari 5.700 pengguna internet yang diteliti di kota-kota kedua dan ketiga di China, 95 persen responden mengaku terdaftar di situs jejaring sosial atau social networking site (SNS), dan ini populasi terbesar di dunia. Menurut McKinsey ada 300 juta pengguna SNS sepanjang 2011 di China.
China juga termasuk pengguna paling aktif SNS dengan 91 persen responden menyatakan mengunjungi SNS enam bulan sebelum survey McKinsey dilakukan, dibanding 30 persen di Jepang dan 67 persen di Amerika Serikat.
Dalam menggunakan internet, para warga SNS China ini meluangkan waktu 46 menit, lebih lama dibanding dengan kunjungan netizens di Jepang yang cuma 37 menit.
Situs-situs lokal sangat dominan menguasai warga SNS China. Penelitian ini menemukan, para warga SNS rata-rata memilki tiga akun yang didaftarkan di situs berbeda. Sedangkan di AS rata memiliki akun paling banyak dua. Situs yang paling digemari di China adalah Qzone, Sina Weibo, dan Renren.
Ini membuat perusahaan-perusahaan merasa terhalangi jika ingin menggunakan media SNS untuk memasarkan produk-produk mereka, karena mereka akan lebih sulit memetakan klien mereka, ujar Davis Lin, salah satu partner di McKinsey.
Disulut oleh populasi pengguna internet dan pembayaran sistem online yang makin baik, sektor e- commerce China diperkirakan bakal menggulingkan domninasi AS pada tahun 2015 dengan nillai penjualan mencapai 2,7 triliun yuan (US$ 420 miliar). [tjs]