INILAH.COM, Jakarta – Melihat pesatnya pertumbuhan pengguna BlackBerry, Telkomsel berusaha memperkuat penetrasinya. Strategi baru pun diterapkan untuk menguasai 60% pangsa pasar yang ada.
Operator pemerintah ini pun menggandeng RIM untuk membuat bundling layanan data dengan BlackBerry 9920 (Davis) di Indonesia. Telkomsel pun menargetkan dapat menguasai 60%pangsa pasar pengguna BlackBerry di Indonesia.
“Pangsa pasar BlackBerry Telkomsel saat ini mencapai 52-53%dari total pangsa pasar. Tahun ini kami mentargetkan bertambah menjadi 60%,”kata Head of VAS Applications and Device Manajemen Telkomsel Gideon Edie Purnomo kepada INILAH.COM.
Berikut wawancara lengkapnya.
Bisa ceritakan ekspansi terbaru Telkomsel?
Kami melihat banyak pengguna BlackBerry kebanyakan adalah anak muda. Telkomsel pun meluncurkan paket bundling dengan Davis. Hal ini senada dengan penentuan target yang dilakukan RIM di mana Davis memang membidik anak muda usia 20-24.
Menyertai gadget baru ini, kami menawarkan paket Sosialita baru yang dihargai Rp70 ribu per bulan. Aktivasi cukup melalui kode akses *999#.
Dengan adanya paket ini, berapa pertumbuhan pelanggan yang Anda targetkan dapat tercapai tahun ini?
Saat ini jumlah pelanggan BlackBerry Telkomsel mencapai 4,4 juta pelanggan dari total pelanggan Telkomsel yang mencapai 110 juta. Tahun ini kami targetkan melayani 6 juta pelanggan BlackBerry.
Strategi apa yang dilakukan Telkomsel untuk mewujudkannya?
Untuk mencapai target tersebut, strategi kami yakni memberi layanan yang seimbang antara keterjangkauan dengan kualitas layanan serta terus melakukan roadshow ke daerah untuk mengetahui keinginan pelanggan.
Pelanggan tak lagi diedukasi dengan harga murahnamun jaminan layanan yang berkualitas.Setelah melakukan survei, kami menemukan, ternyata tarif bukan nomor satu, kualitas menjadi nomor satu dan lebih menentukan.
Upaya apa yang ditempuh Telkomsel untuk itu?
Kami terus meningkatkan kapasitas jaringan, terutama jaringan dari server.Pertumbuhan pelanggan BlackBerry Telkomsel di kuartal satu saat ini mencapai 10%meski kita tahu, para pesaing gencar menawarkan penawaran yang kompetitif.
Melalui peningkatan kualitas layanan, kami yakin layanan BlackBerry Telkomsel bisa mendominasi di masyarakat.
Lalu, bagaimana dengan penetrasi pada Android dan iOS?
Dalam kompetisi antaroperator yang makin kompetitifini, pendapatan rata-rata yang diambil operator dari tiap pengguna hanya sebesar Rp200 ribu. Penetrasi pelanggan BlackBerry Telkomsel di Jakarta mencapai 33%.
Sementara itu, di kota lain sudah mencapai dua digit meski masih di kisaran belasan persen.Untuk penetrasi khusus tak menutup kemungkinan diberlakukan tarif khusus bagi daerah yang berkontribusi pada pasar BlackBerry Telkomsel.
Di luar penetrasi BlackBerry, jumlah pelanggan Android telah mencapai dua jutaandan pelanggan iPhone mencapai 250 ribu. [ast]