Jumat, 29 Agustus 2014 | 12:31 WIB
Follow Us: Facebook twitter
SPBU Elite di Kawasan Elite
Headline
Inilah.com
Oleh: Latihono Sujantyo dan Iwan P
ekonomi - Senin, 30 April 2012 | 10:00 WIB
Berita Terkait

INI kabar baik bagi mereka yang tinggal di kawasan elite Pondok Indah, Jakarta Selatan. Mereka yang punya mobil dengan kapasitas mesin 1.500 cc ke atas, kini tak perlu lagi repot harus mengisi bensin pertamax di luar kawasan ini.

Jumat pekan lalu, PT Pertamina (persero) membangun stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) khusus BBM nonsubsidi di Jalan Arteri, Pondok Indah. SPBU yang khusus menjual pertamax, pertamax plus, dan solar Pertamina Dex ini diberi kode COCO 31.12204.

Menurut Direktur Marketing & Trading Pertamina, Hanung Budya Yuktyanta, pom bensin khusus ini sengaja dibangun di kawasan elite Pondok Indah, karena masyarakatnya relatif memiliki daya beli tinggi. Selain itu SPBU ini didirikan untuk membangun kesadaran mengurangi konsumsi BBM bersubsidi, terutama untuk pemilik mobil mewah.

Menurut Hanung, SPBU elite ini menjadi langkah awal Pertamina untuk mendukung kebijakan pengendalian konsumsi BBM bersubsidi. Konsumsi BBM bersubsidi tahun ini diperkirakan bakal melebihi kuota yang ditetapkan, yakni 40 juta kiloliter. "Anggaran negara bakal membengkak karena ada alokasi dana besar untuk subsidi energi," ujarnya.

Setelah di Pondok Indah, Pertamina akan membangun SPBU nonsubsidi di wilayah elite Bekasi, Cikarang, dan Tangerang. Hingga Mei 2012 Pertamina akan meluncurkan 4 SPBU elit ini di Jalan Fatmawati Jakarta Selatan, perumahan Modern Land Tangerang, dan kawasan Lippo Cikarang. "Tahap berikutnya akan bergeser ke kota-kota besar di luar Jabotabek," katanya.

Hanung menilai pembangunan SPBU elit ini efisien untuk mewujudkan program pembatasan subsidi karena tidak membutuhkan investasi. Pertamina hanya merombak tangki premium dari SPBU yang sudah ada sebelumnya. "Hanya tangki premiumnya saja yang kami tutup," ujarnya.

Vice President Corporate Communication Pertamina, Mochamad Harun, mengatakan seluruh SPBU nonsubsidi ini dimiliki Pertamina. Ke depan diharapkan pengusaha swasta pemilik SPBU bisa mengikuti upaya ini. Pertamina pun memberi insentif khusus berupa kompensasi margin keuntungan bagi pengusaha yang mau mendirikan SPBU nonsubsidi. Besaran margin yang ditawarkan mencapai Rp 325 hingga Rp 500 per liter.

Siapa mau?

Selengkapnya, artikel ini bisa disimak di majalah InilahREVIEW edisi ke-35 yang terbit Senin, 30 April 2012. [tjs]

Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA LAINNYA
BERITA POPULER