Sabtu, 25 Oktober 2014 | 07:33 WIB
Follow Us: Facebook twitter
LKPP Bidik Transaksi Pengadaan Barang Rp200 T
Headline
Ist
Oleh: Mosi Retnani Fajarwati
ekonomi - Senin, 30 April 2012 | 13:21 WIB
Berita Terkait

INILAH.COM, Jakarta - Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) membidik transaksi pengadaan barang dan jasa pemerintah melalui Layanan Pengadaaan Secara Elektronik (LPSE) atau e-Procurement (e-Proc) sebesar Rp200 triliun akan bebas korupsi, tahun ini.

"Mudah-mudahan tahun 2012 ini transaksi e-proc bisa mencapai Rp200 triliun," kata Kepala LKPP Agus Rahardjo dalam peluncuran Whistleblower System Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah di Jakarta, Senin (30/4/2012).

Ia yakin jumlah sebesar itu bisa tercapai karena adanya kewajiban pelaksanakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah melalui e-Proc tahun ini sehubungan dengan adanya ketentuan dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 54 tahun 2010 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah.

Dalam pasal 131 perpres tersebut, Kementerian/Lembaga/Daerah/Institusi (K/L/D/I) wajib melaksanakan Pengadaan Barang/Jasa secara elektronik untuk sebagian/seluruh paket-paket pekerjaan pada Tahun Anggaran 2012.

Ia menjelaskan, pengadaan secara elektronik pada dasarnya memiliki tujuan untuk meningkatkan transparansi, efisiensi, dan akuntabilitas dalam pengadaan barang/jasa pemerintah.

Dengan adanya kebijakan ini, berbagai macam bentuk kejahatan korupsi dalam pengadaan barang dan jasa pemerintah dapat dicegah. Pasalnya, melalui pengadaan elektronik maka prosenya bisa diawasi oleh banyak orang.

“E-Procurement memungkinkan prinsip-prinsip lelang yaitu efisien, efektif, transparan, bersaing , tidak diskriminatif, terbuka dan akuntabel bisa terlaksana,” katanya.

Berdasar data LKPP pada tahun 2011 nilai pagu lelang melalui e-Proc mencapai Rp53,29 triliun dengan nilai kontrak yang telah diselesaikan Rp38,16 triliun. Di tahun yang sama, lelang melalui e-Proc tercatat 24.275 lelang yang diselenggarakan oleh 22.056 panitia lelang, dengan jumlah lelang yang telah diselesaikan 24.076.

Sampai dengan 30 April 2012, jumlah lelang yang dilaksanakan melalui e-Proc mencapai 13.554 lelang yang diselenggarakan oleh 21.053 panitia lelang. Lelang yang telah diselesaikan adalah 5.679. Sedangkan nilai pagu transaksi lelang melalui e-Proc per tanggal yang sama mencapai Rp29,52 triliun dan nilai lelang yang sudah selesai kontrak adalah Rp11,50 triliun. [hid]

Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA LAINNYA
BERITA POPULER