Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Rabu, 2 September 2015 | 03:17 WIB
Hide Ads

LKPP Bidik Transaksi Pengadaan Barang Rp200 T

Oleh : Mosi Retnani Fajarwati | Senin, 30 April 2012 | 13:21 WIB

Berita Terkait

LKPP Bidik Transaksi Pengadaan Barang Rp200 T
Ist

INILAH.COM, Jakarta - Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) membidik transaksi pengadaan barang dan jasa pemerintah melalui Layanan Pengadaaan Secara Elektronik (LPSE) atau e-Procurement (e-Proc) sebesar Rp200 triliun akan bebas korupsi, tahun ini.

"Mudah-mudahan tahun 2012 ini transaksi e-proc bisa mencapai Rp200 triliun," kata Kepala LKPP Agus Rahardjo dalam peluncuran Whistleblower System Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah di Jakarta, Senin (30/4/2012).

Ia yakin jumlah sebesar itu bisa tercapai karena adanya kewajiban pelaksanakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah melalui e-Proc tahun ini sehubungan dengan adanya ketentuan dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 54 tahun 2010 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah.

Dalam pasal 131 perpres tersebut, Kementerian/Lembaga/Daerah/Institusi (K/L/D/I) wajib melaksanakan Pengadaan Barang/Jasa secara elektronik untuk sebagian/seluruh paket-paket pekerjaan pada Tahun Anggaran 2012.

Ia menjelaskan, pengadaan secara elektronik pada dasarnya memiliki tujuan untuk meningkatkan transparansi, efisiensi, dan akuntabilitas dalam pengadaan barang/jasa pemerintah.

Dengan adanya kebijakan ini, berbagai macam bentuk kejahatan korupsi dalam pengadaan barang dan jasa pemerintah dapat dicegah. Pasalnya, melalui pengadaan elektronik maka prosenya bisa diawasi oleh banyak orang.

"E-Procurement memungkinkan prinsip-prinsip lelang yaitu efisien, efektif, transparan, bersaing , tidak diskriminatif, terbuka dan akuntabel bisa terlaksana," katanya.

Berdasar data LKPP pada tahun 2011 nilai pagu lelang melalui e-Proc mencapai Rp53,29 triliun dengan nilai kontrak yang telah diselesaikan Rp38,16 triliun. Di tahun yang sama, lelang melalui e-Proc tercatat 24.275 lelang yang diselenggarakan oleh 22.056 panitia lelang, dengan jumlah lelang yang telah diselesaikan 24.076.

Sampai dengan 30 April 2012, jumlah lelang yang dilaksanakan melalui e-Proc mencapai 13.554 lelang yang diselenggarakan oleh 21.053 panitia lelang. Lelang yang telah diselesaikan adalah 5.679. Sedangkan nilai pagu transaksi lelang melalui e-Proc per tanggal yang sama mencapai Rp29,52 triliun dan nilai lelang yang sudah selesai kontrak adalah Rp11,50 triliun. [hid]

0 Komentar

Belum ada komentar untuk berita ini.

Kirim Komentar

Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab. INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.