INILAH.COM. Jakarta - Pertamina sedang menjajaki produk BBM Premix yang merupakan gabungan BBM subsidi dan BBM nonsubsidi, sebagai alternatif terhadap kebijakan penghematan BBM subsidi.
Demikian disampaikan Vice President Comunication Corporate Pertamina, Mochamad Harun kepada wartawan di Jakarta Senin (29/4/2012). "Tunggu siap dululah, nanti baru kita umumkan. Jangan berkoar-koar dulu kalau memang belum siap," kata Harun. Sebelumnya Alm.Wamen ESDM Widjajono Partowidagdo pernah menggagas ide tersebut.
Sementara Direktur Niaga dan Pemasaran Pertamina, Hanung Budya mengatakan, rencana tersebut saat ini sudah ada dimeja direksi. "Kita memang akan mengeluarkan produk BBM baru, antara campuran BBM subsidi dan non subsidi," ujar Hanung.BBM baru yang direncanakan bernama Premix tersebut akan dijual diSPBU seharga Rp 7.200 per liter. Harga tersebut berada diantara harga BBM subsidi dan non subsidi. [rus]