INILAH.COM. Jakarta - PLN menjanjikan sampai akhir tahun 2012, pembangkitan kelistrikan di Jawa tidak lagi menggunakan BBM tapi diganti dengan batu bara dan gas.
Demikian disampaikan Direktur Operasi Jawa-Bali, Ngurah Adnyana kepada wartawan dalam Acara Press Briefing PLN di kantor pusat PLN, Jakarta Rabu (2/5/2012). "Akhir tahun hanya Bali saja yang masih tersisa pakai BBM, Jawa dipastikan sudah tidak lagi " kata Adnyana.
Menurut Adnyana, kepastian tersebut bisa didapat dengan beroperasi kapal FSRU (floating storage gasification unit) teluk Jakarta pada bulan April ini. Dengan begitu kekurangan gas yang terjadi pada pembangkitan PLTU Muara Tawar dan Muara Karang akan terpenuhi.
"Kalau FRSU Teluk Jakarta beroperasi, pasokan gas untuk pembangkit diseluruh Jawa akan terpenuhi. Dengan begitu, kehandalan pasokan listrik di wilayah Jawa-Bali bisa diandalakan," ujar dia.
Tapi, lanjut dia khusus untuk Pulau Bali, tidak bisa dipisahkan dari BBM, karena belum ada pembangkitan PLTU. "Itu hanya BBM maintenance saja, seumpama terjadi overhaul pembangkit," tambah dia.
Akibat kurangnya pasokan gas sebesar 100 mmscfd PLTU Muara Tawar terpaksa dioperasikan menggunakan BBM. Akibatnya biaya pembangkitan listrik menjadi tinggi. [rus]